DPRD Boalemo Desak Pemerintah Hentikan Tambang Emas Ilegal di Dulupi

Smallest Font
Largest Font

Anggota DPRD Kabupaten Boalemo Abdul Rahman Genti meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera menghentikan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tangga Barito, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, pada Senin (6/7/2026).

Desakan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-43 DPRD Kabupaten Boalemo karena aktivitas tambang ilegal di wilayah Molili’ulo diduga melibatkan belasan alat berat. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dinilai sudah berada pada tahap mengkhawatirkan serta berdampak langsung pada sektor pertanian masyarakat setempat, seperti dilansir dari Sharenews.

Kondisi sungai di kawasan Tangga Barito kini dilaporkan mengalami kekeruhan serta pendangkalan parah, bahkan dampaknya meluas hingga ke wilayah Wonosari dan Paguyaman. Sedimentasi ini mengganggu transportasi perahu warga menuju Molili’ulo serta memicu kerusakan lahan pertanian produktif.

"Di Tangga Barito sudah ada belasan alat berat yang beroperasi. Dampaknya sangat luar biasa. Air sungai sekarang sudah keruh, bahkan sapi saja tidak mau minum," ujar Abdul Rahman Genti, Anggota DPRD Kabupaten Boalemo.

Politisi Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan Dulupi–Wonosari ini menjelaskan bahwa penurunan signifikan luas sawah produktif di Molili’ulo terjadi dalam beberapa tahun terakhir akibat aktivitas tersebut. Pada masa pemerintahan sebelumnya, pemerintah daerah telah membuka sekitar 90 hektare lahan persawahan di kawasan itu.

Namun, saat ini lahan persawahan yang masih dapat dimanfaatkan warga diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 hektare akibat terdampak pertambangan emas ilegal. Abdul Rahman Genti berharap penegakan hukum dilakukan secara serius agar masyarakat dapat kembali mempertahankan mata pencaharian mereka di sektor pertanian.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed