DPRD Provinsi Gorontalo Gandeng 20 Media Online Demi Keterbukaan Informasi
Keterbukaan informasi publik kini menjadi fokus utama Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo. Langkah nyata diambil lembaga legislatif ini dengan resmi menjalin kolaborasi strategis bersama 20 media online lokal.
Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat sekaligus memastikan akurasi penyampaian seluruh agenda dan kinerja dewan kepada masyarakat, seperti dilansir dari Sharenews.
Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, memaparkan strategi publikasi tersebut saat mengadakan pertemuan dengan para awak media di Manna Bakery & Cafe, Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, pada Jumat (17/7/2026).
Menurut Rifli, akses informasi yang berimbang merupakan hak masyarakat sekaligus pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di era modern.
“Media adalah mitra strategis kami. Tanpa peran media, masyarakat akan sulit mengetahui apa yang dilakukan DPRD. Melalui kerja sama ini kami ingin mewujudkan keterbukaan informasi publik secara optimal,” ujar Rifli.
Rifli menerangkan bahwa penyebarluasan informasi ini berkaitan erat dengan tiga fungsi konstitusional dewan. Fungsi tersebut meliputi legislasi, penganggaran, serta pengawasan yang berdampak langsung pada hajat hidup warga.
Masyarakat memerlukan saluran informasi yang memadai agar dapat ikut serta mengawal setiap kebijakan daerah.
“Bagaimana masyarakat bisa mengawasi jika tidak tahu apa yang kami kerjakan. Karena itu kami butuh dukungan media untuk menyampaikan pembahasan perda, APBD, dan kegiatan pengawasan di lapangan,” katanya.
Tingkat kepercayaan konstituen terhadap institusi legislatif dinilai sangat dipengaruhi oleh transparansi publikasi. Ketersediaan data yang komprehensif diyakini mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawalan kebijakan.
Melalui langkah ini, kesenjangan arus informasi antara parlemen daerah dan publik diharapkan dapat diminimalisir.
Apresiasi juga diberikan kepada insan pers yang konsisten mengawal dinamika kebijakan di Gorontalo. Awak media mitra diharapkan tetap memegang teguh regulasi penyiaran dan kode etik jurnalistik yang berlaku.
“Kami berharap teman-teman media tetap profesional, independen, dan berimbang. Informasi yang disampaikan harus mencerdaskan masyarakat,” ucapnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut operasional, pihak Sekretariat DPRD Gorontalo sedang merancang agenda forum komunikasi berkala antara legislator dan wartawan.
Ruang dialog informal tersebut disiapkan untuk menyelaraskan pandangan mengenai berbagai isu strategis pembangunan wilayah.
“Kami ingin komunikasi lebih intens. Bincang santai dengan wartawan akan diagendakan agar informasi ke masyarakat lebih cepat dan tepat,” kata Rifli.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow