Erick Thohir Dukung Rencana Penjualan Hak Komersial FIFA

Smallest Font
Largest Font

Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora RI, Erick Thohir, memberikan dukungan terhadap proyek bernilai fantastis yang diusung Presiden FIFA Gianni Infantino. Rencana tersebut melibatkan penjualan sebagian kepemilikan hak komersial Piala Dunia dengan nilai mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp360 triliun, seperti dilansir dari Bola yang mengutip Sky News.

Gagasan tersebut sempat memicu gelombang penolakan dari berbagai asosiasi anggota maupun mayoritas konfederasi sepak bola di tingkat global. Namun, Erick Thohir menilai suntikan dana dari skema pembentukan FIFA Forward Enterprise berpotensi membawa dampak besar bagi pengembangan sepak bola di tanah air.

FIFA Forward Enterprise disiapkan sebagai entitas anak perusahaan yang berada penuh di bawah naungan FIFA. Badan baru ini bertugas mengonsolidasikan seluruh kegiatan komersial beserta agenda penyelenggaraan event resmi organisasi tersebut.

Erick Thohir menegaskan bahwa pembenahan sepak bola nasional yang telah berjalan memerlukan dukungan finansial berkelanjutan.

"Sepak bola Indonesia telah bertransformasi dalam tiga tahun terakhir, telah dibersihkan," ujar Erick Thohir.

"Peringkat tim nasional telah naik dari 174 ke 118. Untuk melanjutkan transformasi ini dibutuhkan pendanaan," jelasnya.

Saat ditanya mengenai kekhawatiran terkait pengalihan aset olahraga terpopuler tersebut kepada sekelompok investor berpengaruh, mantan Pemilik Inter Milan itu memberikan pandangannya. Ia melihat praktik komersialisasi serupa sebenarnya sudah lazim diterapkan oleh banyak federasi di tingkat domestik.

"Jika anggota FIFA menyetujuinya, itu akan menunjukkan bahwa memang ada kebutuhan agar kesepakatan ini terjadi," tutur Erick Thohir.

Melalui proposal pelepasan hak komersial ini, FIFA menjanjikan alokasi dana sebesar 40 juta dolar AS atau sekitar Rp722 miliar untuk masing-masing dari 211 asosiasi anggotanya, termasuk PSSI, apabila memberikan persetujuan sebelum batas waktu 19 September 2026.

Skema suntikan dana sebesar 40 juta dolar AS tersebut terbagi menjadi dua tahap utama. Komponennya mencakup dana tunggal FIFA Fast Forward sebesar 20 juta dolar AS setara Rp361 miliar, serta tambahan kucuran dana program pengembangan FIFA Forward senilai 20 juta dolar AS untuk periode 2027 hingga 2030.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed