FIFA Pertimbangkan Ekspansi Peserta Piala Dunia Antarklub Jadi 48 Tim

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Keberhasilan Chelsea mengantongi hadiah sekitar 84 juta paun atau setara Rp1,9 triliun dari gelar juara Piala Dunia Antarklub format baru memicu wacana ekspansi turnamen. Besarnya potensi ekonomi membuat FIFA membuka peluang menambah jumlah kontestan untuk edisi 2029 mendatang. Seperti dilansir dari Bola, wacana penambahan kontestan dari 32 menjadi 48 klub menguat setelah FIFA menyepakati pembentukan usaha patungan bersama European Football Clubs (EFC).

Lembaga yang dipimpin Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi tersebut kini menaungi lebih dari 700 klub Eropa. Langkah ekspansi ini diyakini bakal memperlebar jalan bagi deretan klub top Eropa, termasuk wakil-wakil dari Premier League. Penambahan slot dinilai penting mengingat sejumlah juara liga ternama sempat absen pada edisi sebelumnya.

Pada penyelenggaraan Piala Dunia Antarklub 2025, Eropa mendapatkan jatah 12 tim dari total kuota yang dibagi bersama konfederasi lain. CONMEBOL dan CONCACAF masing-masing mengirimkan enam serta lima tim, sedangkan AFC dan CAF diwakili empat klub.

Sistem seleksi yang hanya memberi tiket kepada empat juara Liga Champions terakhir dan delapan tim berkoefisien UEFA tertinggi sempat menjegal beberapa klub besar. Liverpool, Barcelona, dan Napoli gagal berpartisipasi akibat aturan ketat tersebut. Pembatasan maksimal dua tim per negara juga menjadi penghambat utama.

Pihak EFC kini mengusulkan penghapusan aturan pembatasan tersebut. Jika diluluskan, klub Inggris seperti Arsenal, Liverpool, dan Manchester City yang berada di papan atas koefisien UEFA berpotensi tampil bersamaan.

Sisi Komersial dan Dana Solidaritas

Integrasi jumlah tim Eropa dipercaya akan mendongkrak nilai komersial kejuaraan secara signifikan. Langkah ini diambil usai FIFA sempat memicu dinamika saat menjual hak siar global, sebelum akhirnya menjalin kesepakatan bernilai 1 miliar dolar AS bersama DAZN yang didukung Surj Sports Investments.

Hubungan kerja sama antara FIFA dan EFC yang sempat menegang kini berangsur membaik. FIFA dilaporkan terkesan dengan rekam jejak EFC dalam mengelola kompetisi UEFA, yang sukses meningkatkan pendapatan hak media dan sponsor hingga 25 persen untuk siklus empat tahunan mulai 2027.

Meski begitu, kedua pihak masih memprioritaskan pencairan dana solidaritas sebesar 185 juta paun. Alokasi dana yang diperuntukkan bagi klub-klub non-peserta di seluruh dunia tersebut masih tertahan karena enam konfederasi belum menyepakati mekanisme pembagian, meski total hadiah turnamen sebesar 740 juta paun telah rampung disalurkan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow