Harga Bitcoin Hari Ini Naik Tipis ke Rp1,142 Miliar di Tengah Perlambatan Aliran Keluar ETF

Smallest Font
Largest Font

Harga Bitcoin hari ini terpantau menguat tipis ke level Rp1.142.001.330 per koin pada Selasa, 23 Juni 2026. Data pasar menunjukkan aset kripto terbesar ini mengalami kenaikan sebesar 0,8 persen sejak kemarin, meskipun posisinya masih lebih rendah 2,8 persen dibandingkan tujuh hari lalu.

Pulihnya harga komoditas digital ini didorong oleh berkurangnya tekanan jual dari pasar institusional global. Investor ritel sempat bertanya-tanya mengenai kondisi pasar "crypto turun atau naik" setelah tekanan makroekonomi yang bertubi-tubi dalam beberapa pekan terakhir.

Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai Rp502.323.015.204.654 di pasar global. Likuiditas yang tinggi ini didukung oleh ketersediaan akses perdagangan yang luas di berbagai platform internasional.

Saat ini, Bitcoin dapat diperjualbelikan secara bebas melalui 611 bursa kripto di seluruh dunia. Aktivitas transaksi harian tersebut ikut memengaruhi pergerakan nilai tukar BTC terhadap mata uang lokal termasuk Rupiah.

Perlambatan Kerugian pada ETF Spot

Berdasarkan data SoSoValue, arus keluar dari Exchange-Traded Fund (ETF) spot Bitcoin di Amerika Serikat mengalami kerugian tambahan sebesar $228 juta pada minggu yang dipersingkat. Ini menjadi minggu keenam berturut-turut bagi produk investasi tersebut mencatatkan kerugian kumulatif yang kini mencapai $5,94 miliar.

Meski demikian, laju penarikan dana tersebut kedapatan mulai melambat dibandingkan minggu sebelumnya yang mencapai $315,84 juta. Tren ini membalikkan performa negatif empat minggu lalu ketika arus keluar sempat menembus angka di atas $1 miliar per minggu.

"Meskipun pasar belum kembali ke arus masuk bersih yang berkelanjutan, perlambatan ini menunjukkan bahwa fase paling agresif dari pengurangan risiko institusional mulai memudar, dengan aliran dana beralih ke posisi yang lebih selektif dan seimbang," Sebut juru bicara perusahaan investasi Tagus Capital.

Pihak Tagus Capital menambahkan bahwa meredanya intensitas penarikan dana institusional tersebut memberikan potensi dasar untuk menahan penurunan harga Bitcoin lebih dalam.

Tekanan Makroekonomi dan Perbandingan Harga

Pasar kripto global saat ini masih dibayangi oleh sentimen negatif dari pasar obligasi konvensional. Imbal hasil Treasury AS dua tahun bertahan di angka 4,21 persen per 22 Juni 2026, yang merupakan level tertinggi sejak Februari 2025.

Kondisi ini diperparah oleh kekhawatiran pelaku pasar yang mencari tahu "kenapa harga bitcoin turun lagi" pada pekan lalu. Proyeksi inflasi inti (Core PCE) AS berdasarkan data FactSet diprediksi naik 0,37 persen secara bulanan, mendorong tingkat 12 bulan ke angka 3,4 persen atau yang tertinggi sejak Mei 2024.

Data Perbandingan Harga Aset Kripto

Sebagai perbandingan dengan hari-hari sebelumnya, berikut adalah tabel pergerakan nilai tukar Bitcoin dalam beberapa jangka waktu terakhir berdasarkan kompilasi data pasar:

Tabel Perbandingan Harga Bitcoin (BTC) ke IDR
Waktu ReferensiHarga Bitcoin (IDR)Persentase Perubahan
22 Juni 2026Rp1.147.000.000-0,43%
23 Juni 2026 (Hari Ini)Rp1.142.001.330+0,80% (24 Jam)
7 Hari LaluRp1.174.900.000-2,80%

Selain Bitcoin, pergerakan juga terjadi pada aset digital lain seperti $ELSA. Berdasarkan data perdagangan terbaru, aset tersebut mencatatkan pergerakan harga pasar dan order beli pada nominal Rp575, Rp600, dan Rp605.

Regulasi Kripto di Indonesia

Di dalam negeri, kepastian hukum mengenai aset digital semakin diperketat guna melindungi konsumen dari risiko investasi. Regulasi crypto indonesia ojk kini memegang peranan penuh dalam mengawasi seluruh aktivitas tata kelola komoditas digital ini.

Prediksi Harga BTC Hari Ini dan Analisis Titik Terendah Bitcoin | BitcoinHyper

Seluruh kegiatan perdagangan aset kripto di tanah air wajib diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, penyedia platform perdagangan lokal juga harus resmi terdaftar sebagai anggota bursa PT Central Finansial X (CFX) serta PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) untuk menjamin keamanan dana nasabah.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow