Harga Honda BR-V Bekas 2017-2019 Mulai Rp150 Jutaan pada Agustus 2026
Pasar kendaraan keluarga di kelas Low SUV (LSUV) 7-seater menempatkan Honda BR-V rakitan 2017 hingga 2019 sebagai pilihan menarik pada Agustus 2026. Mobil ini memadukan kapasitas kabin lapang layaknya MPV dengan tampilan luar yang sporty.
Unit bekas yang berada dalam kondisi prima kini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp150 jutaan. Kendaraan ini menjadi opsi praktis bagi konsumen yang membutuhkan kapasitas tujuh penumpang tanpa perlu memilih ukuran fisik yang terlalu besar.
Data dari sejumlah pedagang mobil bekas di kawasan Jakarta dan sekitarnya menunjukkan variasi nilai jual unit. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh tahun pembuatan, tipe kendaraan, lokasi showroom, serta riwayat fisik armada.
Penggerak Honda BR-V mengandalkan mesin 1.5L berkapasitas 1.496 cc. Dapur pacu ini sanggup memuntahkan tenaga 118 dk pada 6.600 rpm dan torsi puncak 145 Nm pada 4.600 rpm untuk kebutuhan melaju di perkotaan maupun luar kota, sebagaimana dilansir dari Moladin.
| Tipe | Tahun | Harga |
|---|---|---|
| 2017 | Rp155 juta | 2018 |
| Rp165 juta | 2019 | Rp186 juta |
Unit Honda BR-V 1.5 E CVT edisi facelift lansiran 2019 tercatat dipasarkan di kisaran angka Rp180 jutaan. Fleksibilitas ruang bagasi saat bangku baris ketiga dipakai tetap memberikan nilai kepraktisan tambahan bagi penggunanya.
Panduan Pengecekan Sebelum Membeli Unit
Calon pembeli disarankan melakukan verifikasi teknis secara mendalam sebelum melakukan transaksi agar mendapatkan unit yang ideal. Langkah pemeriksaan awal bisa memanfaatkan layanan inspeksi independen seperti MoInspeksi guna mendeteksi potensi kerusakan yang tersembunyi.
Komponen dapur pacu dan sistem transmisi wajib dipastikan beroperasi mulus tanpa indikasi kebocoran pelumas maupun hentakan tidak wajar. Sektor suspensi serta komponen kaki-kaki juga perlu mendapat perhatian khusus, terutama pada unit yang sering melintasi jalan berlubang.
Pemeriksaan kelengkapan dokumen harus berbanding lurus dengan pemantauan riwayat perawatan berkala kendaraan. Fungsi seluruh fitur pendukung di dalam kabin, mulai dari penyejuk udara, power window, hingga perangkat audio, wajib dipastikan bekerja normal.
Pembanding dari beberapa unit sejenis perlu dihadirkan untuk mengukur kesesuaian harga terhadap kilometer tempuh dan catatan servis. Pertimbangan kondisi teknis secara menyeluruh jauh lebih krusial dibandingkan sekadar tergiur penawaran harga paling rendah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow