Harga Sembako Hari Ini 24 Juni 2026 Bergerak Variatif di Pasar Tradisional
Pergerakan harga sembako hari ini Rabu, 24 Juni 2026 di tingkat pasar tradisional menunjukkan tren yang variatif dengan sejumlah komoditas utama seperti beras premium mengalami kenaikan tipis, sementara komoditas daging ayam ras justru terpantau mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan data terkini yang dihimpun dari pantauan pasar, komoditas pangan pokok atau sembako yang meliputi sembilan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging terus berfluktuasi secara dinamis.
Perubahan harga yang terjadi pada hari ini langsung berdampak pada daya beli masyarakat serta pengeluaran harian rumah tangga, mengingat pentingnya komoditas tersebut dalam konsumsi sehari-hari.
Detail Fluktuasi Harga Komoditas Sembako Terbaru
Menurut data dari portal resmi pemantauan pangan seperti Detik dan Elshinta, dinamika harga sembako hari ini mencatatkan beberapa perubahan signifikan pada komoditas penting yang menjadi acuan belanja masyarakat.
Tren Sektor Beras dan Gula Kristal
Beras premium tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar Rp43 atau sekitar 0,29 persen, sehingga harganya kini berada di angka Rp15.004 per kilogram dari yang sebelumnya bertahan stabil di kisaran Rp14.961 per kilogram.
Sementara itu, untuk jenis beras medium, harga di pasar tradisional terpantau stabil pada kisaran Rp12.911 per kilogram hingga Rp12.940 per kilogram tanpa adanya lonjakan yang drastis.
Komoditas gula kristal putih juga menunjukkan pergerakan yang cenderung konstan dan tidak mengalami perubahan harga yang berarti, di mana rata-rata harganya kini tertahan pada nominal Rp17.172 hingga Rp17.200 per kilogram.
Daftar Lengkap Harga Minyak Goreng
Minyak goreng di pasar tradisional hari ini tercatat dipasarkan dengan harga yang sangat bervariasi tergantung pada jenis kemasan dan kualitas produk yang dipilih konsumen di lapangan.
- Minyak goreng curah: Rp20.413 per kilogram
- Minyak goreng kemasan premium: Rp21.493 per liter
- Minyak goreng kemasan sederhana: Rp18.469 per liter
- Minyak goreng generik (Minyakita): Rp16.163 per liter
Pergeseran Harga pada Sektor Daging dan Telur
Sektor pangan hewani menjadi salah satu klaster sembako yang paling dinamis pada pergerakan harga hari ini, dengan komoditas daging ayam dan telur ras yang kompak menunjukkan penurunan grafik harga.
Daging ayam ras mengalami penurunan harga sebesar Rp388 atau ssetara dengan 1,19 persen, membuat harganya turun menjadi Rp32.081 per kilogram, bahkan di beberapa titik pasar lain turun Rp65 menjadi Rp32.404 per kilogram.
Penurunan yang cukup dalam juga terjadi pada komoditas daging ayam kampung yang merosot sebesar Rp1.466 atau sekitar 2,08 persen, sehingga kini dapat dibeli dengan harga rata-rata Rp69.053 per kilogram.
Di sisi lain, komoditas daging sapi paha belakang justru merangkak naik tipis sekitar Rp154 per kilogram atau 0,12 persen, yang membawa harganya kini berada di rentang Rp124.778 hingga Rp125.485 per kilogram.
Untuk komoditas telur ayam ras, harganya tercatat mengalami penurunan tipis sebesar Rp92 atau 0,37 persen, yang menempatkan rata-rata harga tebus konsumen di angka Rp24.949 hingga Rp25.032 per kilogram.
Berikut adalah tabel ikhtisar mengenai perbandingan harga beberapa komoditas sembako utama yang berlaku di pasar tradisional saat ini:
| Nama Komoditas Sembako | Harga Rata-Rata Terkini | Status Perubahan |
|---|---|---|
| Beras Premium | Rp15.004 / kg | Naik Tipis |
| Beras Medium | Rp12.911 / kg | Stabil |
| Gula Kristal Putih | Rp17.172 / kg | Stabil |
| Minyak Goreng Curah | Rp20.413 / kg | Stabil |
| Daging Sapi Paha Belakang | Rp125.485 / kg | Naik Tipis |
| Daging Ayam Ras | Rp32.081 / kg | Turun |
| Telur Ayam Ras | Rp24.949 / kg | Turun |
Para pedagang di sejumlah pasar tradisional menyatakan bahwa naik turunnya harga ini masih dikategorikan wajar karena pasokan dari distributor menuju pasar induk terpantau lancar tanpa ada kendala distribusi.
Pihak otoritas terkait bersama dengan dinas perdagangan setempat di berbagai daerah terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap rantai pasok guna mengantisipasi adanya spekulasi harga di tingkat pedagang eceran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow