Hasil Kamera Xiaomi 15T Pro Bikin HP Flagship Lain Terasa Kemahalan

Smallest Font
Largest Font

Kemampuan fotografi ponsel premium selalu berhasil memicu perdebatan sengit di kalangan pencinta gawai. Ekspektasi saya sangat tinggi ketika menguji hasil kamera Xiaomi 15T Pro yang meluncur sejak awal September 2025 di Indonesia.

Perangkat bertenaga Mediatek Dimensity 9400+ ini membawa konfigurasi tiga kamera belakang yang sangat menjanjikan di atas kertas. Saya akan mengulas tuntas kualitas tangkapan gambarnya secara kritis dan objektif.

Xiaomi 15T Pro mengandalkan sensor berukuran 1/1.3 inci bernama LightFusion 900 atau Omnivision OV50H. Kamera utama dengan resolusi 50MP ini memiliki bukaan lensa f/1.62 dan panjang fokal 23mm yang tergolong lebar.

Lensa utama ini sudah dilengkapi fitur multi-directional PDAF dan Optical Image Stabilization atau OIS. Hasil tangkapan gambar pada siang hari memperlihatkan detail yang luar biasa tajam dengan reproduksi warna natural.

Rentang dinamis yang dihasilkan sensor utama ini sangat mengesankan karena mencapai 13,5 EV. Menurut saya, transisi antara area terang dan bayangan gelap terlihat sangat halus tanpa kehilangan detail penting.

Sensor utama LightFusion 900 pada Xiaomi 15T Pro memberikan kualitas gambar setingkat flagship premium dengan kendali noise yang sangat rapi.

Ukuran piksel sensor ini berada pada rentang 1,2µm hingga 2,4µm berkat teknologi binning. Karakteristik tersebut membuat performa low-light atau malam hari dari kamera utama ini sangat solid.

Saya melihat minim sekali noise yang mengganggu pada area langit malam saat memotret objek arsitektur. Penguncian fokus juga terasa instan berkat teknologi multi-directional PDAF yang bekerja sangat akurat.

Kelebihan Lensa Periskop 5x Zoom Samsung ISOCELL JN5

Peningkatan paling signifikan yang saya rasakan ada pada kehadiran kamera telefoto jenis periskop. Xiaomi 15T Pro menyematkan sensor 50MP Samsung ISOCELL JN5 dengan kemampuan 5x optical zoom.

Lensa periskop ini memiliki bukaan f/3.0, ukuran sensor 1/2.76 inci, ukuran piksel 0,64µm, dan panjang fokal mencapai 115mm. Kamera telefoto ini juga sudah dibekali dukungan PDAF dengan jarak fokus mulai 10cm hingga tak terhingga, serta OIS.

Hasil foto pada pembesaran 5x terlihat sangat bersih dan tajam untuk memotret objek jarak jauh. Kemampuan fokus terdekat hingga 10cm membuat lensa periskop ini sangat asyik dipakai untuk fotografi telemakro.

Ulasan Mendalam Kamera Xiaomi 15T Pro Sebelum Membeli | Dirfan Ramli

Detail tekstur kelopak bunga atau mata serangga bisa tertangkap dengan kejelasan yang tinggi. Kehadiran OIS pada lensa periskop ini sangat membantu menstabilkan bidikan tangan saya dari guncangan.

Namun, saya menyarankan Anda untuk tetap berhati-hati saat menggunakan lensa telefoto ini pada kondisi minim cahaya. Bukaan lensa f/3.0 yang agak kecil membuat gambar malam hari kadang kehilangan sedikit detail mikro.

Sisi Lemah Kamera Ultrawide dan Kamera Depan Fixed Focus

Tidak semua sektor pada susunan kamera Xiaomi 15T Pro ini hadir tanpa cela. Kamera ultrawide perangkat ini menggunakan sensor 13MP OmniVision OV13B dengan ukuran sensor 1/3 inci dan bukaan f/2.2.

Lensa dengan fokal 15mm ini memiliki sudut pandang mencapai 120 derajat untuk menangkap pemandangan luas. Sayangnya, kamera ultrawide ini masih menggunakan sistem fixed focus yang membatasi kreativitas memotret jarak dekat.

Hasil foto ultrawide sudah cukup baik untuk keperluan media sosial pada kondisi siang hari yang terik. Namun, ketajaman di ujung-ujung sudut foto terasa agak menurun jika dibandingkan dengan area tengah gambar.

Kritik keras juga harus saya layangkan pada sektor kamera depan ponsel premium ini. Kamera selfie Xiaomi 15T Pro menggunakan sensor 32MP Samsung ISOCELL KD1 dengan bukaan lensa f/2.0.

Sama seperti lensa ultrawide, kamera depan berfokal 25mm ini juga masih mengandalkan sistem fixed focus. Menurut saya, keputusan ini sangat disayangkan untuk ponsel di kelas harga premium seperti ini.

Efek fixed focus membuat jarak wajah Anda dengan ponsel harus pas agar mendapatkan hasil foto tertajam. Jika posisi tangan Anda terlalu jauh atau dekat, detail wajah akan terlihat sedikit buram.

Berikut adalah rincian lengkap spesifikasi perangkat keras kamera yang diusung oleh Xiaomi 15T Pro.

Spesifikasi Komponen Kamera Xiaomi 15T Pro
Posisi KameraSensor yang DigunakanResolusi SensorFitur Fokus
Kamera Utama (Wide)LightFusion 900 (Omnivision OV50H)50MPMulti-directional PDAF, OIS
Kamera Telefoto (Periskop)Samsung ISOCELL JN550MPPDAF (10cm - ∞), OIS
Kamera UltrawideOmniVision OV13B13MPFixed Focus
Kamera Depan (Selfie)Samsung ISOCELL KD132MPFixed Focus

Kemampuan Rekaman Video Beresolusi Tinggi yang Stabil

Beralih ke urusan perekaman video, performa Xiaomi 15T Pro patut mendapatkan apresiasi tinggi. Kamera utama sanggup merekam video hingga resolusi 8K pada kecepatan 30fps dengan sangat lancar.

Opsi perekaman video yang paling ideal menurut saya adalah pada resolusi 4K dengan kecepatan 60fps. Pada mode tersebut, perpaduan OIS dan EIS bekerja menghasilkan rekaman yang sangat stabil mirip menggunakan gimbal.

Kamera telefoto periskop milik gawai ini juga sudah mampu merekam video beresolusi 4K pada 60fps. Kemampuan perekaman video ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi para pembuat konten video jarak jauh.

Sayangnya, keterbatasan kembali melanda lensa ultrawide yang mentok merekam video 4K pada 30fps saja. Sedangkan untuk kamera depan, Anda bisa menikmati perekaman video hingga resolusi 4K pada 30fps.

Warna video yang dihasilkan cenderung konsisten antar lensa, terutama saat berpindah dari lensa utama ke periskop. Kemampuan mic bawaan dalam menangkap suara juga terdengar jernih dan minim distorsi angin.

Rangkuman Kelebihan dan Kekurangan Hasil Kamera Xiaomi 15T Pro

Berdasarkan pengujian mendalam yang mengacu pada data DxOMark dan GSM Arena, kualitas kamera ponsel ini berkarakter kuat. Varian warna bodi coklat, abu-abu, dan hitam dari perangkat ini menyimpan potensi fotografi besar.

Terdapat beberapa poin penting yang menjadi keunggulan sekaligus kelemahan utama dari sistem kamera perangkat ini.

  • Kelebihan: Sensor utama LightFusion 900 memiliki rentang dinamis 13,5 EV yang sangat luas.
  • Kelebihan: Lensa periskop 5x optical zoom bekerja sangat baik sebagai kamera telemakro jarak dekat.
  • Kelebihan: Kemampuan video kamera belakang sudah mendukung resolusi tinggi hingga 8K pada 30fps.
  • Kekurangan: Lensa ultrawide 13MP dan kamera depan 32MP masih menggunakan teknologi fixed focus.
  • Kekurangan: Ketajaman sudut gambar pada lensa ultrawide mengalami penurunan detail yang cukup terlihat.

Secara keseluruhan, hasil kamera Xiaomi 15T Pro menawarkan lompatan besar berkat lensa periskop terbarunya. Sistem kamera utamanya sangat bisa diandalkan oleh para fotografi antusias untuk dokumentasi profesional harian.

Ponsel ini menjadi opsi yang sangat rasional jika Anda mengincar performa kamera telefoto mumpuni tanpa harga selangit. Keterbatasan fixed focus pada kamera depan dan ultrawide menjadi kompromi yang harus Anda terima.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed