Isak dan Wirtz Menanggung Beban Utama di Liverpool

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Alexander Isak dan Florian Wirtz menanggung beban besar menjelang bergulirnya Premier League musim 2026/2027. Dikutip dari Bola, dua pemain termahal Liverpool tersebut dituntut tampil maksimal usai Mohamed Salah resmi berpisah dari Anfield. Salah telah melanjutkan kariernya bersama klub Turki, Trabzonspor.

Kepergian sang penyerang sayap Mesir membuat lini serang The Reds membutuhkan tumpuan baru untuk mengarungi kompetisi musim ini. Liverpool memboyong Isak dan Wirtz pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Manajemen menggelontorkan dana fantastis hingga 241 juta paun demi mengamankan jasa kedua bintang tersebut.

Namun, performa perdana mereka belum memenuhi ekspektasi publik. Liverpool terdampar di peringkat kelima Premier League musim lalu serta tertinggal 25 poin dari sang juara, Arsenal.

Kondisi ini memicu kritikan pedas dari legenda Aston Villa, Gabby Agbonlahor. Mantan penyerang berusia 39 tahun tersebut menegaskan tidak ada lagi tempat bagi alasan. "Suporter Liverpool akan melihat Wirtz dan Isak, dan tidak ada lagi alasan.

Saya tidak mau mendengar alasan apa pun. Mereka harus tampil bagus sekarang," ujar Agbonlahor.

Isak mendarat di Anfield usai ditebus dari Newcastle United seharga 125 juta paun. Nilai tersebut memecahkan rekor transfer untuk pemain asal Inggris. Sayangnya, cedera parah membatasi aksi penyerang asal Swedia tersebut. Ia hanya tampil 14 kali di kompetisi domestik dengan sumbangan tiga gol.

Padahal, Liverpool kehilangan sosok Mohamed Salah yang konsisten mencetak sekitar 21 gol per musim. Salah membukukan total 191 gol selama sembilan musim membela klub. Situasi lini depan kian rumit karena Hugo Ekitike mengalami cedera tendon Achilles sejak April.

Penyerang yang mencetak 11 gol musim lalu itu diperkirakan absen cukup lama. Absennya Ekitike hingga Februari atau Maret menjadikan Isak sebagai opsi utama di lini serang. Agbonlahor menilai Isak harus segera membuktikan banderol mewahnya.

"Musim lalu dia tampil 14 kali di Premier League, hanya mencetak tiga gol dan satu assist," kata Agbonlahor.

"Yang dibutuhkan Liverpool musim ini adalah striker seharga 125 juta paun, yang bermain sesuai nilainya. Mereka membutuhkan Isak kembali tampil seperti saat bersama Newcastle pada musim 2024/2025 ketika mencetak 23 gol dari 34 pertandingan Premier League," tutur Agbonlahor. Agbonlahor juga meragukan pilar lain seperti Dominik Szoboszlai, Harvey Elliott, Curtis Jones, dan Milos Kerkez dalam memberikan suplai bola matang.

Ekspektasi Tinggi untuk Florian Wirtz

Sorotan serupa tertuju kepada Florian Wirtz yang didatangkan dari Bayer Leverkusen. Gelandang Jerman seharga 116 juta paun itu cuma mengemas lima gol dan tiga assist.

"Situasinya sama seperti Isak. Anda direkrut dengan nilai transfer yang juga memecahkan rekor, dan musim lalu penampilannya hanya cukup baik," ujar Agbonlahor. Agbonlahor memahami Wirtz memerlukan adaptasi dengan kebiasaan fisik Premier League. Meski demikian, ia menegaskan pemain muda tersebut wajib mendongkrak torehan assist maupun golnya.

Ujian perdana Liverpool pada Premier League 2026/2027 akan tersaji di markas Newcastle United pada Minggu (23-8-2026). Laga ini menjadi panggung pembuktian awal bagi Wirtz serta Isak.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed