Xabi Alonso Tekankan Pembentukan Budaya Ruang Ganti Chelsea

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, berfokus membangun budaya ruang ganti yang solid sebagai fondasi utama skuadnya dalam menghadapi persaingan musim depan. Pernyataan tersebut disampaikan Alonso menjelang laga pramusim melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026), dilansir dari Bola.

Mantan arsitek Real Madrid itu menilai semangat kebersamaan tim tidak dapat terbentuk secara instan, melainkan memerlukan proses berkesinambungan yang dijalani setiap hari. Alonso menegaskan bahwa ikatan yang kuat di dalam tim menjadi kunci utama untuk mendongkrak performa para pemain saat bertanding.

"Kami ingin memiliki semangat tim yang luar biasa," ujar Alonso.

Arsitek tim asal Spanyol tersebut menjelaskan bahwa suasana lingkungan kerja yang sehat di internal The Blues akan membantu para pemain lebih siap secara mental dalam situasi kompetitif.

"Hal itu dibangun setiap hari melalui budaya yang baik di dalam tim karena ketika momen untuk bersaing datang, Anda akan merasa lebih baik dan memiliki kebersamaan itu," kata Alonso.

Menurut juru taktik berusia 44 tahun tersebut, hubungan harmonis antara jajaran pemain, staf pelatih, serta seluruh elemen tim menjadi elemen krusial dalam proses perkembangan klub menuju target yang sama.

"Kepercayaan dan ikatan antara para pemain, staf, serta semua orang yang berada di sekitar tim harus terus berkembang dan menjadi lebih baik," tutur Alonso.

Selain membentuk atmosfer tim yang positif, Alonso juga menyadari peran vitalnya dalam memaksimalkan potensi setiap individu di dalam skuad agar dapat memberikan kontribusi optimal di lapangan.

"Saya akan berusaha membantu dari sisi saya sendiri, mendorong para pemain agar mereka bisa tampil sebaik mungkin dan membantu mereka berkembang," ucap Alonso.

Ia mengakui konsep nilai kebersamaan dan kepercayaan memang sering kali terdengar umum di dunia olahraga. Namun, dampak nyatanya baru akan terlihat apabila seluruh anggota tim menerapkannya secara konsisten dari hal terkecil hingga hal paling rumit.

"Ini mungkin terdengar seperti kata-kata yang biasa diucapkan, tetapi maknanya sangat besar jika benar-benar diterapkan setiap hari, mulai dari hal yang paling sederhana hingga yang lebih rumit," jelas Alonso.

Alonso menambahkan bahwa tanggung jawab seorang manajer tidak terbatas pada strategi taktis semata. Pembentukan rasa percaya diri pemain dan lingkungan yang mendukung sama pentingnya dengan perencanaan teknis di lapangan sebelum bertanding.

"Selain aspek taktis, saya ingin para pemain merasa sepercaya diri mungkin. Menciptakan budaya yang baik adalah hal yang mendasar. Anda akan merasa lebih baik ketika bertanding jika sebelumnya telah melakukan pekerjaan dengan baik," tegas Alonso.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed