Keunggulan dan Kekurangan Infinix NOTE 60 Ultra yang Perlu Diketahui
Infinix NOTE 60 Ultra hadir menyasar segmen menengah ke atas lewat sentuhan estetika studio asal Italia, Pininfarina. HP ini membawa modul kamera belakang simetris berbalut kaca Corning Gorilla Glass Victus gelap serta bodi bergaya serat karbon, seperti dilansir dari Gadgetren.
Di area kamera belakang, terpasang layar LED interaktif bernama Active Matrix Display untuk menampilkan notifikasi hingga game mini. Bodi HP ini juga dipercantik lampu Floating Taillight serta dipasarkan dalam empat varian warna: Amalfi Blue, Roman Silver, Monza Red, dan Torino Black.
Sektor daya menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini berkat penggunaan baterai silikon-karbon berkapasitas 7.000 mAh. Infinix juga menyematkan Battery Self-Healing Technology untuk menjaga kesehatan baterai jangka panjang.
Pengisian daya baterai besar ini didukung teknologi 100W All-Around FastCharge yang mengklaim pengisian penuh dalam kurun waktu 48 menit. Perangkat ini turut didukung pengisian nirkabel 50W wireless charging.
Pada bagian muka, terbentang layar OLED 6,78 inci beresolusi 1,5K (2644 x 1208 piksel) dengan tingkat kecerahan hingga 4.500 nits. Layar tersebut juga sudah mendukung tingkat penyegaran atau refresh rate hingga 144Hz.
Fitur fotografi Infinix NOTE 60 Ultra mengandalkan kamera utama beresolusi 200MP dengan sensor Samsung ISOCELL HPE. Konfigurasi kamera belakang dilengkapi lensa telefoto periskop 50MP dengan 3,5x optical zoom serta lensa ultrawide 8MP berbidang pandang 112 derajat. Sektor depan dibekali kamera swafoto 32MP.
Konektivitas HP ini juga sudah mendukung fitur Global Satellite Communication. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengirim pesan atau melakukan panggilan darurat via jaringan satelit saat berada di area tanpa sinyal seluler.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Di balik serangkaian keunggulannya, Infinix NOTE 60 Ultra memiliki beberapa catatan minus. Bobot bodi perangkat ini terbilang cukup berat mencapai 220 gram akibat kapasitas baterai dan ukuran layar yang tergolong besar.
Sektor ketahanan fisik perangkat hanya mengantongi sertifikasi tahan percikan air IP64, tergolong di bawah standar ponsel kelas menengah ke atas yang umumnya menggunakan sertifikasi IP68.
Jaminan pembaruan sistem operasi terbilang relatif singkat, yakni 3 kali peningkatan Android dan 5 tahun pemeliharaan keamanan. Ponsel ini sendiri dirilis menggunakan sistem antarmuka XOS 16 berbasis Android 16.
Kemampuan perekaman video perangkat ini juga belum maksimal. Perekaman video kamera depan maupun belakang masih terbatas pada resolusi 4K @60fps, belum mendukung format 8K seperti ponsel lain di kelasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow