Kiper Asal Asia Unjuk Gigi di Eropa, Dua Penggawa Timnas Indonesia Masuk Daftar Termahal

Smallest Font
Largest Font

Kemajuan pesat terlihat pada peta persepakbolaan Asia seiring semakin banyaknya pemain yang berkarier di kompetisi Eropa. Para pemain tersebut mampu menembus liga-liga top seperti Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, hingga Eredivisie. Setelah sebelumnya sektor lini belakang diramaikan oleh bek dengan nilai pasar tinggi, kini sektor penjaga gawang asal Asia mulai menunjukkan nilai jual yang signifikan.

Dilansir dari Bola, dua di antara kiper termahal tersebut merupakan penggawa Timnas Indonesia. Posisi teratas penjaga gawang dengan nilai pasar tertinggi di Asia saat ini ditempati oleh Zion Suzuki. Kiper Timnas Jepang berusia 23 tahun tersebut merumput di Serie A bersama klub Parma.

Zion Suzuki menjadi salah satu figur kunci yang mengantarkan Timnas Jepang lolos ke Piala Dunia 2026 di bawah asuhan pelatih Hajime Moriyasu. Nilai pasar Suzuki kini menembus angka Rp347,6 mliar, sekaligus menjadi yang tertinggi di antara para penjaga gawang Asia lainnya.

Emil Audero Tampil Memukau di Italia

Tepat di bawah posisi Zion Suzuki, dua kiper Timnas Indonesia menempati peringkat selanjutnya secara berurutan. Emil Audero menduduki peringkat kedua sebagai kiper termahal di Asia dengan nilai pasar mencapai Rp48,67 mliar.

Nilai pasar tersebut ditopang oleh performa apik Audero di kompetisi Serie A. Sepanjang musim 2025/2026, penjaga gawang kelahiran Lombok, Nusa Tenggara Barat ini menjadi pilar utama Cremonese dengan catatan hanya melewatkan empat pertandingan.

Dari 34 laga yang dijalani, Audero mengemas 11 kali clean sheet dan kebobolan 50 gol dengan rata-rata rating mencapai 6,84 per laga. Ia juga menorehkan rekor penyelamatan terbanyak di Serie A 2025/2026 dengan total 123 kali penyelamatan.

Maarten Paes Mengkilap Bersama Ajax

Maarten Paes menempati urutan ketiga dalam daftar kiper termahal Asia setelah menuntaskan musim perdananya bersama Ajax dengan catatan impresif. Paes tercatat selalu menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax dalam 13 laga beruntun.

Kiper Timnas Indonesia ini tidak tergantikan dalam 11 laga terakhir Ajax di Eredivisie serta dua pertandingan playoff Conference League menghadapi Groningen dan Utrecht. Selama di Eredivisie, ia kebobolan 11 kali, mencetak lima clean sheet, dan memperoleh rata-rata rating 7,18 per pertandingan.

Penampilan terbarunya terjadi pada Minggu (24/5/2026), saat ia membawa Ajax memenangkan tiket Europa Conference League lewat drama adu penalti melawan Utrecht. Sejak ditransfer dari FC Dallas pada Januari lalu, nilai pasar Paes meningkat dari Rp26,07 mliar menjadi Rp34,76 mliar, setara dengan Mathew Ryan (Australia), Rustam Yatimov (Tajikistan), dan Keisuke Osako (Jepang).

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed