Layar Lebar Srikandi Fair Jadi Alternatif Penonton Garuda Pertiwi

Smallest Font
Largest Font

Ratusan pendukung tim nasional putri Indonesia memanfaatkan fasilitas layar lebar di Srikandi Fair setelah tidak bisa masuk ke lokasi pertandingan. Seperti dilansir dari Bola, gerbang tribune telah ditutup petugas keamanan akibat kapasitas arena yang sudah padat. Pemandangan tersebut terlihat sebelum laga babak penyisihan grup antara Garuda Pertiwi menghadapi Hong Kong di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (18/8/2026) malam WIB.

Petugas menutup akses masuk satu jam sebelum pertandingan dimulai demi menjaga keamanan tempat pertandingan. Kondisi tribune yang sudah tidak muat memaksa sebagian pendukung bergeser ke Lapangan Rendeng. Area terbuka yang berada tepat di depan lokasi pertandingan tersebut menjadi pusat aktivitas Srikandi Fair.

Para penonton memadati area depan layar lebar yang disiapkan panitia sejak awal babak kedua. Warga Kudus bersama keluarga tampak membaur memadati lapangan terbuka untuk menyaksikan perjuangan para pemain Indonesia di lapangan.

Sebagian besar pengunjung memilih duduk lesehan di atas rumput demi terus mengawal aksi Kesya Arabela Manisya Nian dan rekan-rekannya. Kehadiran fasilitas nonton bareng ini menjadi penawar kekecewaan pendukung yang gagal masuk ke dalam stadion utama. Salah seorang pengunjung bernama Fadlioli memilih memboyong keluarganya ke area Srikandi Fair setelah melihat antrean panjang di pintu masuk utama. Ia mengutamakan kenyamanan sang anak agar tidak harus berdesakan di tengah kerumunan penonton lain.

"Daripada keluarga saya harus berdesak-desakan, lebih baik nonton di sini. Anak saya juga jadi bisa jajan di sini," kata Fadlioli. Ia menceritakan kondisi padatnya akses masuk saat dirinya baru tiba di lokasi menggunakan sepeda motor.

"Tadi ketika saya baru datang, saya lihat pintu masuk sudah banyak orang dan ternyata sudah tidak bisa masuk, katanya penuh. Jadi ya sudah langsung ke sini saja," ujar Fadlioli. Area Lapangan Rendeng menyajikan beragam sajian kuliner yang dijajakan oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang setempat.

Pengunjung dapat menikmati jalannya laga sambil mencicipi aneka makanan tradisional maupun jajanan lokal. Panitia juga menyediakan berbagai arena permainan interaktif bagi para pengunjung yang hadir di lokasi. Wahana permainan pengukur kekuatan tendangan bola menjadi salah satu fasilitas yang paling banyak diminati masyarakat di area hiburan tersebut.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed