Mercedes Benz Meluncurkan Sedan C Class Facelift 2026
Pabrikan otomotif Jerman, Mercedes-Benz, resmi meluncurkan lini sedan dan Estate C-Class facelift 2026 untuk pasar global sejak 18 Agustus 2026. Model pembaruan ini membawa perombakan pada desain eksterior, pembaruan ekosistem digital kabin, serta adopsi teknologi elektrifikasi pada seluruh varian mesin.
Sektor eksterior mendapat sentuhan anyar melalui grille radiator berdesain lebih vertikal dengan bingkai berlampu LED, lampu depan bermotif bintang khas, hingga lekukan bumper depan dan belakang yang lebih tegas. Pilihan pelek ditawarkan dari ukuran 17 hingga 19 inci, melengkapi warna baru Lavender Silver Metallic dan Moody Sky Grey Metallic. Paket opsional AMG Line Plus turut hadir dengan sentuhan Night Package, spoiler lip hitam, serta aksen interior bernuansa merah.
Sebagaimana dilansir dari Moladin, interior C-Class facelift kini dibekali sistem operasi MB.OS dan MBUX generasi keempat yang terintegrasi MBUX Virtual Assistant berbasis kecerdasan buatan dari ChatGPT, Microsoft Bing, dan Google Gemini. Layar instrumen 12,3 inci dan layar sentuh vertikal 11,9 inci menjadi pusat kendali digital yang mendukung pembaruan perangkat lunak secara over-the-air (OTA). Fitur kenyamanan kabin didukung oleh Burmester 3D Surround Sound dengan 15 speaker dan daya amplifier 710 watt berteknologi Dolby Atmos.
Pada dapur pacu, Mercedes-Benz menyematkan teknologi mild hybrid 48 volt dengan Integrated Starter-Generator (ISG) generasi kedua yang mampu memberi pasokan tenaga tambahan sebesar 17 kW pada mesin bensin dan diesel. Varian bensin 2.0 liter M 254 EVO mengusung electric auxiliary compressor, dengan output daya mencapai 177 hp untuk tipe C 200, 218 hp pada C 250, dan 258 hp dengan torsi 400 Nm untuk tipe C 300.
Varian tertinggi diisi oleh model plug-in hybrid C 400 e 4Matic yang mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik untuk menghasilkan tenaga gabungan 395 hp serta torsi 650 Nm. Dibekali baterai berkapasitas 19,53 kWh, tipe plug-in hybrid ini sanggup menempuh jarak hingga 100 kilometer murni menggunakan tenaga listrik berdasarkan standar pengujian WLTP.
Sektor pengendalian turut ditingkatkan melalui penyetelan ulang sistem suspensi dan opsi fitur rear-axle steering. Fitur ini memungkinkan roda belakang berbelok hingga 2,5 derajat, sehingga memperkecil diameter putar kendaraan menjadi 10,64 meter untuk mempermudah manuver di ruang sempit.
Pemesanan C-Class facelift di pasar Jerman dijual dengan harga mulai dari 41.045 Euro atau sekitar Rp700 jutaan sebelum pajak untuk varian C 200 Saloon. Kepastian mengenai jadwal peluncuran, penyesuaian varian, dan patokan harga resmi untuk pasar Indonesia masih menunggu keputusan produsen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow