Motorola Edge 70 Fusion Meluncur Andalkan Layar AMOLED dan Baterai Besar

Smallest Font
Largest Font

Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah kembali semarak dengan kehadiran perangkat baru dari Motorola. Produsen ini resmi merilis Motorola Edge 70 Fusion yang menawarkan spesifikasi kompetitif untuk memanjakan para penggunanya. Smartphone yang dijual dengan harga Rp6.299.000 ini membawa dukungan menyeluruh untuk berbagai kebutuhan harian.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Gadgetren, gawai ini dinilai membawa keunggulan kuat di kelasnya. Sektor visual menjadi salah satu daya tarik utama dari perangkat ini. Produsen menyematkan panel layar berdesain melengkung pada sisi-sisinya yang memberikan kesan premium saat digenggam.

Teknologi layar yang digunakan adalah Extreme AMOLED dengan tingkat kecerahan maksimal mencapai 5.200 nit. Kemampuan tersebut membuat tampilan konten tetap terlihat jelas walau berada di bawah terik matahari.

Layar berukuran 6,78 inci ini mendukung format HDR10+ untuk menghasilkan akurasi warna dan kontras yang lebih tajam. Selain itu, reproduksi warnanya telah mengantongi sertifikasi validasi dari Pantone. Bagi pengguna yang gemar menikmati konten visual, layarnya menawarkan resolusi tajam 2772 x 1272 piksel. Perangkat ini juga mendukung refresh rate hingga 144Hz untuk menampilkan pergerakan animasi yang mulus.

Kapasitas Baterai 7.000mAh yang Ramping

Daya tahan menjadi keunggulan lain yang ditawarkan oleh gawai kelas menengah ini. Di dalam bodi yang tetap ramping, tertanam baterai berkapasitas masif mencapai 7.000mAh.

Kepadatan energi yang tinggi ini dapat dicapai berkat implementasi teknologi silikon-karbon. Masa pakai perangkat ini diklaim mampu bertahan untuk mendukung aktivitas pengguna hingga lebih dari 50 jam.

Proses pengisian daya juga telah didukung oleh teknologi 68W TurboPower. Pengisian selama 10 menit diklaim sudah cukup untuk memberikan daya tahan operasional ponsel hingga 12 jam.

Konfigurasi Kamera Sony LYTIA

Sektor fotografi gawai ini mengandalkan konfigurasi sensor yang mumpuni. Kamera utama di bagian belakang menggunakan sensor Sony LYTIA 710 beresolusi 50MP.

Lensa utama tersebut sudah dilengkapi fitur Optical Image Stabilization (OIS) untuk meredam guncangan. Kamera pendukungnya terdiri dari lensa ultrawide 13MP dengan sudut pandang 120 derajat dan Dedicated 3-in-1 Light sensor.

Untuk keperluan swafoto, pabrikan menyediakan kamera depan beresolusi 32MP. Baik kamera depan maupun belakang sama-sama mampu melakukan perekaman video dengan resolusi hingga 4K pada kecepatan 30fps.

Ketangguhan Bodi Standar Militer

Aspek durabilitas juga menjadi perhatian utama pada perangkat ini. Bodinya dirancang tangguh dengan mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu berupa IP68 serta IP69.

Sertifikasi IP68 menjamin ponsel aman saat terendam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Sementara sertifikasi IP69 memberikan perlindungan dari semprotan air bertekanan tinggi dan suhu panas.

Ketangguhan gawai ini diperkuat oleh standarisasi militer MIL-STD 810H setelah melewati uji jatuh dan suhu ekstrem. Bagian layarnya juga telah diproteksi oleh kaca Corning Gorilla Glass 7i.

Ketersediaan Varian Memori

Di balik berbagai kelebihan yang ditawarkan, gawai ini memiliki keterbatasan dari segi pilihan model yang tersedia untuk konsumen. Perangkat ini hanya dipasarkan dalam satu varian memori saja di pasar Indonesia.

Konsumen tidak memiliki opsi kapasitas lain saat hendak membeli perangkat ini. Meski demikian, konfigurasi tunggal yang dibawa berupa RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB dinilai masih mencukupi kebutuhan saat ini.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed