PBMI Gelar Sertifikasi Perangkat Pertandingan Demi Prestasi Muaythai
Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) menekankan bahwa pengembangan prestasi olahraga memerlukan dukungan dari sumber daya manusia yang mengawal pembinaan serta jalannya kompetisi. Pembinaan tidak hanya bertumpu pada kualitas atlet semata.
Dikutip dari Bola, PBMI menyelenggarakan Penataran dan Sertifikasi Wasit, Juri, serta Pelatih pada 2–4 Agustus 2026. Agenda ini dipusatkan di Asrama Haji Embarkasi Kota Bekasi.
Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian awal menjelang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026. Turnamen itu dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Program sertifikasi ini diadakan untuk mendongkrak kompetensi sekaligus memastikan para perangkat pertandingan bertugas sesuai standar nasional. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan kompetisi yang profesional, adil, dan berkualitas.
Wakil Ketua Umum PB Muaythai Indonesia Bidang Prestasi, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana, mengutarakan bahwa mutu prestasi nasional berkaitan erat dengan kualitas pelatih daerah dan perangkat pertandingan.
"Selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju kepada atlet, padahal kualitas prestasi lahir dari sebuah ekosistem," ujar Evi.
"Dalamnya ada pelatih yang memahami perkembangan teknik dan metodologi latihan, ada wasit dan juri yang memiliki integritas serta pemahaman aturan yang sama. Kalau salah satu mata rantai itu lemah, maka kualitas pembinaan dan kompetisi juga akan ikut terpengaruh," kata Evi.
Evi menilai penataran dan sertifikasi ini bukan sebatas pemenuhan kebutuhan administratif demi mendapatkan lisensi. Kegiatan ini menjadi sarana penyamaan persepsi, peningkatan kecakapan, serta pembaruan regulasi kompetisi yang terus berkembang.
"Muaythai merupakan cabang olahraga yang memiliki dinamika regulasi dan standar pertandingan yang terus diperbarui. Karena itu, seluruh wasit, juri, dan pelatih harus memiliki pemahaman yang seragam terhadap rules and regulations, sistem penilaian, aspek keselamatan atlet, hingga etika profesi. Sertifikasi menjadi instrumen penting untuk memastikan standar tersebut benar-benar diterapkan di seluruh Indonesia," ucap Evi.
Standardisasi SDM ini dipercaya membawa dampak langsung bagi pembinaan. Pelatih yang kompeten bisa merancang program latihan secara terukur, sedangkan wasit dan juri profesional dapat memimpin laga secara objektif untuk memberikan pengalaman bertanding yang baik bagi atlet.
"Prestasi tidak lahir secara kebetulan. Prestasi dibangun melalui sistem yang baik. Ketika pelatih mampu meningkatkan kemampuan atlet secara ilmiah, kemudian atlet bertanding dengan dipimpin perangkat yang profesional dan objektif, maka proses talent identification hingga pembinaan atlet nasional akan berjalan lebih efektif. Dari situlah regenerasi atlet berprestasi akan terus terjaga," tutur Evi.
PBMI kini tengah mematangkan persiapan teknis untuk penataran maupun pelaksanaan IMC 2026. Persiapan meliputi koordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi, finalisasi perangkat pertandingan, penyusunan jadwal, hingga entri nomor pertandingan dan pendataan kelas atlet dari Pengurus Provinsi se-Indonesia.
Ketua Umum PB Muaythai Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan salah satu program prioritas organisasi dalam membentuk prestasi.
"Kami ingin pembinaan Muaythai dilakukan secara menyeluruh. Atlet yang hebat harus didukung oleh pelatih yang kompeten, wasit dan juri yang profesional, serta sistem pertandingan yang berkualitas," kata LaNyalla.
"Melalui penataran dan sertifikasi ini, kami ingin memastikan seluruh perangkat memiliki standar yang sama sehingga pembinaan atlet nasional semakin kuat dan mampu menghasilkan prestasi di level internasional," ujar LaNyalla.
Rangkaian kegiatan sertifikasi ini diyakini menjadi fondasi utama bagi kesuksesan IMC 2026. Kompetisi tersebut diperkirakan bakal diikuti oleh 500 atlet dari berbagai wilayah di Indonesia sekaligus memperkokoh sistem pembinaan menuju pentas dunia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow