Pemain Senior Real Madrid Desak Manajemen Jual Federico Valverde
Sejumlah pemain senior berpengaruh di Real Madrid dilaporkan mendesak pihak manajemen klub untuk melepas Federico Valverde pada bursa transfer musim panas ini. Langkah tersebut diambil menyusul ketegangan internal yang melibatkan gelandang asal Uruguay itu dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni. Situasi tidak kondusif di ruang ganti raksasa Spanyol tersebut dipicu oleh keributan fisik antara kedua pemain pada pekan lalu, seperti dilansir dari Bola.
Akibat insiden tersebut, Valverde dilaporkan mengalami cedera kepala hingga harus absen dari aktivitas tim. Pihak manajemen Real Madrid sebenarnya telah mengambil tindakan tegas berupa sanksi denda masing-masing sebesar 500 ribu euro kepada kedua pemain. Klub berjuluk Los Blancos tersebut juga sempat menyatakan bahwa proses disiplin internal telah dihentikan setelah sanksi dijatuhkan.
Kendati demikian, dampak perselisihan tersebut dikabarkan meluas ke hubungan antar-pemain lainnya. Pengamat sepak bola Ramon Alvarez de Mon mengungkapkan bahwa relasi Valverde dengan beberapa anggota skuad Real Madrid justru semakin memburuk setelah pertikaian itu terjadi.
Para pemain senior menilai kebersamaan Valverde dan Tchouameni di dalam tim sudah sulit untuk dipertahankan dalam jangka panjang. Di internal klub, Valverde menjadi pihak yang lebih disalahkan karena dianggap memancing ketegangan lewat serangkaian tindakan provokatif saat sesi latihan sebelum bentrokan fisik pecah. Manajemen Real Madrid sendiri menghadapi situasi dilematis karena gelandang berusia 27 tahun itu masih memiliki durasi kontrak hingga 2029. Menjual Valverde dalam kondisi konflik saat ini berisiko menurunkan posisi tawar klub dalam negosiasi, terlebih performa sang pemain musim lalu dinilai mengalami penurunan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow