Bupati Bone Bolango Siapkan Rp250 Juta Dukung Digitalisasi PAUD

Smallest Font
Largest Font

Bupati Bone Bolango Ismet Mile menyediakan alokasi anggaran Rp250 juta untuk mendukung program digitalisasi pendidikan anak usia dini (PAUD) di daerahnya. Kebijakan penguatan anggaran tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Portal Digital Pijar Bunda PAUD di Sekretariat Dekranasda Bone Bolango, Kamis (3/9/2026), sebagaimana dilansir dari Ulanda.

Ismet menegaskan bahwa penyesuaian terhadap sistem digital merupakan kebutuhan mendesak seiring pesatnya perkembangan teknologi. Penguatan digitalisasi sektor pendidikan ini ditujukan untuk mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi perubahan zaman serta menyokong kemajuan dan stabilitas daerah.

Besaran dana yang dialokasikan pemerintah daerah ini melebihi usulan awal dari pihak kecamatan yang semula mengajukan anggaran senilai Rp90 juta hingga Rp100 juta.

“Pendekatan sistem digital ini harus betul-betul dipahami dan kita bisa ikuti, agar apa pun kegiatan dalam kehidupan mendunia ini, kita ada di dalamnya,” ujar Ismet.

Ia menyampaikan komitmennya untuk memaksimalkan potensi lembaga PAUD sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Pak Camat mengusulkan Rp90 juta dan dikembangkan menjadi Rp100 juta. Padahal, saya sudah siapkan Rp250 juta,” ungkap Ismet.

Ismet juga menginstruksikan agar setiap organisasi seperti PKK, Posyandu, PAUD, Dekranasda, dan PMI dapat menjalin dialog serta saluran komunikasi terbuka dengan pemerintah daerah.

“Masalah komunikasi menjadi hal yang penting. Karena dari sini banyak informasi kalau kita kembangkan dengan bagus dalam rangka membangun program ke depan terkait dengan kehidupan masyarakat,” jelas Ismet.

Langkah pendampingan tersebut dipastikan akan berjalan berkelanjutan agar peran kaum perempuan dan pengurus organisasi dalam pembangunan masyarakat terus terbuka luas.

“Saya akan backup habis-habisan,” tegas Ismet.

Sektor komunikasi dan keterlibatan langsung di lapangan dinilainya menjadi ruang pengabdian yang memberikan dampak positif bagi dinamika sosial masyarakat setempat.

“Bukan hanya karena ada uang jalan dan sebagainya, tapi ada kebanggaan bahwa Ibu-ibu bisa berkomunikasi, bisa terjun langsung, dan bisa berada setiap saat di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Setelah memberikan pengarahan terkait pemafaatan portal Pijar Bunda PAUD, Ismet meninggalkan lokasi untuk menghadiri agenda pemerintahan selanjutnya di Kejaksaan Tinggi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed