Perbandingan Performa Chipset Dimensity 8050 dan Snapdragon 870
Persaingan pada segmen ponsel kelas menengah makin kompetitif lewat ketersediaan MediaTek Dimensity 8050. Chipset bertenaga yang mendukung jaringan 5G tersebut sudah dipakai beberapa perangkat seperti Infinix Note 30 VIP dan Tecno Camon 20 Pro 5G.
Kinerja Dimensity 8050 kerap disandingkan dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 870. Merujuk data pengujian Nano Review yang dilansir dari Gadgetren, tingkat kemampuan kedua pemroses tersebut tergolong setara.
MediaTek Dimensity 8050 mengusung prosesor Octa-Core dengan susunan Mono-Core 3 GHz Cortex-A78, Tri-Core 2,6 GHz Cortex-A78, serta Quad-Core 2 GHz Cortex-A55. Arsitektur Cortex-A78 tersebut menawarkan dorongan daya sedikit lebih kuat jika dibandingkan dengan generasi Cortex-A55.
Qualcomm Snapdragon 870 juga menerapkan konfigurasi Octa-Core. Komposisinya terdiri dari Mono-Core 3,2 GHz Kryo 585 Gold, Tri-Core 2,42 GHz Kryo 585 Gold, dan 1,8 GHz Kryo 585 Silver. Inti Kryo 585 Gold merupakan modifikasi Cortex-A77, sementara Kryo 585 Silver dikembangkan dari Cortex-A55.
Skor AnTuTu dan Kemampuan Grafis
Hasil pengujian AnTuTu 9 memperlihatkan Snapdragon 870 memimpin tipis lewat raihan 700.791 poin. Sementara itu, Dimensity 8050 menempel ketat dengan perolehan skor 687.259 poin. Perbedaan angka tersebut menunjukkan kedua chipset sanggup menangani aplikasi maupun game berat secara optimal.
Pengolahan grafis Dimensity 8050 mengandalkan GPU Mali-G77 MC9, sedangkan Snapdragon 870 memakai Adreno 650. Keduanya mampu menyajikan tampilan visual berkualitas tinggi. Peningkatan pengalaman bermain game disokong oleh fitur Snapdragon Elite Gaming pada chip Qualcomm, serta teknologi MediaTek HyperEngine yang menjaga stabilitas frame rate, jaringan, CPU, dan GPU pada chip MediaTek.
Dukungan Modem, Kamera, dan Layar
Sektor konektivitas seluler menunjukkan keunggulan modem-RF System Snapdragon X55 5G milik Snapdragon 870 yang mencatatkan kecepatan download hingga 7,5 Gbps dan upload 3 Gbps. Di sisi lain, modem Dimensity 8050 memfasilitasi kecepatan download hingga 4,7 Gbps serta upload hingga 2,5 Gbps.
Kedua prosesor menyokong penyimpanan internal UFS 3.1 serta konektivitas WiFi 6, Bluetooth 5.2, GPS, GLONASS, Beidou, Galileo, QZSS, dan NAVIC.
ISP pada Dimensity 8050 mampu menangani satu kamera beresolusi hingga 200 MP atau setup ganda 32 MP + 16 MP. Dukungan layar chipset ini mencapai resolusi Full HD+ (2520 x 1080 piksel) dengan refresh rate 165Hz.
ISP Qualcomm Spectra 480 pada Snapdragon 870 sanggup mendukung kamera tunggal 200 MP, satu kamera 64 MP (MFNR dan ZSL), atau kamera ganda 25 MP + 25 MP. Layar perangkat dapat difasilitasi hingga resolusi 4K 60fps atau Quad HD+ dengan refresh rate 144Hz.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow