Ketahui Perbedaan BYD M6 DM Classic dan Cross Sebelum Membeli
BYD menunjukkan keseriusan dalam menggarap pasar MPV elektrifikasi di Indonesia melalui peluncuran BYD M6 DM. Mobil keluarga dengan teknologi plug-in hybrid ini resmi diperkenalkan dalam dua tipe varian, yaitu Classic dan Cross.
Dikutip dari Moladin, kedua tipe tersebut menawarkan perbedaan spesifikasi yang cukup signifikan. Detail perbedaan inilah yang membuat selisih harga hingga Rp92 juta di antara keduanya menjadi masuk akal.
Meskipun kedua varian mengandalkan mesin bensin 1.500 cc yang serupa, faktor eksterior hingga kapasitas baterai menjadi pembeda utama.
Sisi eksterior menjadi pembeda paling kentara yang mudah dikenali oleh konsumen.
Varian Classic mengusung tampilan yang lebih sederhana dengan mengaplikasikan gril depan berbahan plastik hitam. Sementara itu, varian Cross tampil lebih mewah berkat tambahan aksen chrome pada bagian wajah mobil.
Sistem pencahayaan kedua tipe ini juga tidak sama. Tipe Classic masih mengombinasikan lampu bohlam dengan sein halogen, sedangkan tipe Cross sudah menggunakan teknologi full LED untuk pencahayaan malam hari yang lebih optimal.
Kesan sporty pada tipe Cross diperkuat oleh kehadiran fender tambahan. Penampilan luar varian tertinggi ini semakin berkelas berkat penggunaan pelek 17 inci alloy chrome, dibandingkan tipe Classic yang memakai pelek 16 inci berwarna gun metal.
Pada area belakang, tipe Cross kembali menunjukkan keunggulan estetika. Pabrikan menambahkan ornamen chrome yang membentang dari pilar belakang hingga ke area pintu bagasi.
Interior Mewah dan Kenyamanan Kabin
Perbedaan kenyamanan langsung terasa begitu memasuki ruang kabin kedua mobil keluarga ini.
Kabin BYD M6 DM Cross dilapisi oleh material soft touch pada beberapa bagian penting. Pengguna dapat menemukan sentuhan lembut tersebut pada area dashboard, trim pintu, hingga armrest.
Sebaliknya, interior varian Classic masih didominasi oleh penggunaan material plastik keras yang lebih mengutamakan aspek fungsionalitas.
Komponen jok juga menjadi pembeda yang krusial bagi kenyamanan penumpang. Tipe Classic dibekali dengan jok berbahan kain atau fabric, sementara tipe Cross menggunakan jok kulit sintetis yang lebih eksklusif dan mudah dibersihkan.
Roda kemudi pada tipe Cross mendapatkan sentuhan aksen chrome yang elegan. Hal ini berbeda dengan setir varian Classic yang menggunakan material karet berwarna full hitam.
Kelengkapan Fitur Keselamatan dan Teknologi ADAS
BYD M6 DM Cross menawarkan paket teknologi keselamatan yang jauh lebih melimpah.
Varian Classic sebenarnya sudah dilengkapi dengan fitur modern seperti Apple CarPlay, Android Auto, serta kamera 360 derajat. Kendati demikian, varian dasar ini belum mengusung sistem keselamatan aktif.
Fitur penjelajah atau cruise control yang tersemat pada tipe Classic juga masih bekerja secara konvensional.
Situasi berbeda ditemukan pada tipe Cross yang sudah mengadopsi paket ADAS lengkap, termasuk fitur adaptive cruise control. Fitur ini sangat membantu pengemudi saat menghadapi kemacetan maupun perjalanan luar kota.
Selain sistem ADAS, tipe Cross memanjakan pengguna dengan kehadiran wireless charger dan power tailgate yang absen pada tipe Classic.
Kapasitas Baterai dan Sistem Pengisian Daya
Aspek teknis penunjang sistem elektrifikasi juga memisahkan kemampuan kedua varian MPV ini.
BYD M6 DM Classic dibekali oleh baterai berkapasitas 7,4 kWh. Sistem pengisian daya pada tipe terendah ini juga terbatas karena hanya mendukung pengisian model AC charging.
Sementara itu, varian Cross menampung daya lebih besar berkat baterai berkapasitas 18,3 kWh. Keunggulan lain dari varian Cross adalah ketersediaan dukungan pengisian daya cepat atau fast charging.
Ukurannya yang lebih besar membuat baterai tipe Cross berpotensi memberikan pengalaman berkendara dengan mode listrik murni yang lebih maksimal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow