BAIC T1 Uji Mobil Listrik Rute Jakarta Bandung Catat 14,72 kWh
Sebanyak 30 jurnalis menguji efisiensi mobil listrik BAIC T1 dalam kegiatan media drive yang digelar BAIC Indonesia pada 20 Agustus 2026 dengan menempuh rute Jakarta-Bandung-Jakarta sejauh 412 kilometer, sebagaimana dilansir dari Moladin.
Pengujian yang berlangsung selama dua hari tersebut mencatat konsumsi energi rata-rata sebesar 14,72 kWh per 100 km, atau setara dengan 6,7 km per kWh. Total energi yang dihabiskan seluruh armada pengujian mencapai sekitar 60,7 kWh.
Kegiatan ini mengarahkan 10 unit kendaraan melintasi berbagai medan jalanan perkotaan, kawasan Kota Baru Parahyangan, Lembang, hingga jalan tol. Setiap unit mobil diisi oleh tiga orang penumpang beserta perlengkapan kamera dan barang bawaan pribadi untuk mensimulasikan beban penggunaan sehari-hari.
Data perjalanan menunjukkan total waktu tempuh mencapai 18 jam dengan kecepatan rata-rata 24 km/jam. Sebelum berangkat dari Jakarta, baterai kendaraan terisi penuh, lalu tersisa 18-20 persen saat tiba di Lembang, dan masih tersisa 40-50 persen saat tiba kembali di Jakarta setelah diisi ulang pada hari kedua.
Rata-rata biaya pengisian energi yang dikeluarkan peserta selama dua hari perjalanan berkisar Rp150 ribu per unit. Selain menguji konsumsi daya, para peserta juga memanipulasi mode berkendara Comfort, ECO, Sport, Adaptive, ECO+, dan Individual.
Sektor kenyamanan dan performa suspensi menjadi fokus utama penilaian para penguji selama melewati beragam kondisi jalan. Respons positif diberikan peserta terhadap kesenyapan kabin serta kemudahan fitur Automatic Parking Assist.
"Kenyamanannya benar-benar di luar dugaan, baik itu dari suspensi maupun ruang yang ada. Fiturnya cukup dan Auto Parking-nya cukup canggih," kata salah satu jurnalis peserta media drive.
Fitur penunjang lain seperti peredaman suara kabin yang optimal turut menjaga kenyamanan penumpang meski kendaraan melaju dalam kapasitas beban penuh.
"Suspensinya oke banget, peredaman kabin juara, tenaga sangat cukup untuk penggunaan dalam kota dan luar kota," ujar jurnalis lainnya.
Karakteristik bantingan kaki-kaki kendaraan dirancang untuk menjaga stabilitas saat dikemudikan dalam kecepatan tinggi di jalan tol maupun jalan bergelombang.
"Bantingan suspensi terasa lembut, tapi tetap stabil dan tidak banyak memantul ketika kecepatan tinggi," tutur seorang peserta.
Fitur bantuan parkir otomatis juga dinilai memberikan kemudahan manuver di ruang sempit untuk segmen kendaraan listrik medium.
"Untuk harga 300 jutaan, fitur Automatic Parking Assist-nya oke banget," kata jurnalis penguji.
Desain bagian depan dengan tata letak dasbor yang relatif rendah memberikan visibilitas memadai bagi pengemudi.
"BAIC T1 punya dasbor rendah yang bikin visibilitas pengemudi sangat baik. Cocok buat pemula," ujar salah satu jurnalis.
Uji jalan melintasi rute antarkota ini melengkapi gambaran performa dan kelayakan operasional harian BAIC T1 bagi konsumen sebelum menentukan pilihan kendaraan listrik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow