PSG Bidik Gelar Juara Liga Champions Tiga Musim Beruntun

Smallest Font
Largest Font

Paris Saint-Germain membidik target besar untuk menjuarai Liga Champions selama tiga musim berturut-turut setelah berhasil mempertahankan gelar tertinggi di Eropa tersebut pada Sabtu (30/5/2026), dilansir dari Bola.

Ambisi besar klub asal Prancis yang didukung Qatar Sports Investments ini diperkuat oleh fondasi skuad muda bertalenta tinggi dengan rata-rata usia tim utama hanya 25,8 tahun saat menghadapi Arsenal di laga final.

Presiden PSG memberikan konfirmasi langsung mengenai rencana penguatan tim demi menjaga dominasi mereka di benua biru.

"Kami tentu akan bergerak di bursa transfer," ujar Nasser Al-Khelaifi, Presiden PSG.

Al-Khelaifi juga memberikan apresiasi khusus kepada sang manajer yang dinilai berhasil membawa perubahan besar bagi sejarah klub di kompetisi tertinggi Eropa.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua pelatih dan mantan pelatih yang pernah menangani Paris Saint-Germain. Tetapi, dia sangat spesial, baik sebagai pelatih maupun sebagai manusia," kata Al-Khelaifi.

Manajemen klub menganggap pelatih asal Spanyol tersebut sebagai sosok krusial di balik kesuksesan tim saat ini.

"Dia luar biasa. Dia adalah pelatih terbaik di dunia," imbuh Al-Khelaifi.

Gelandang PSG yang menjadi pemain terbaik pada laga final menyatakan bahwa mentalitas juara yang ditanamkan pelatih membuat tim tidak pernah puas.

"Gelar ini membuat kami makin lapar. Ketika sudah menang, Anda selalu ingin menang lagi. Jangan pernah puas.

Jangan pernah berhenti. Luis Enrique mungkin yang paling bertanggung jawab atas mentalitas itu dan saya berharap dia terus mendorong kami agar bisa meraih lebih banyak trofi," kata Vitinha, gelandang PSG.

Vitinha juga menegaskan kesiapan skuad untuk mempertahankan posisi mereka sebagai klub terkuat saat ini dari incaran tim-tim besar lain.

"Wajar klub-klub besar menginginkan pemain PSG karena saat ini kami berada di puncak. Hari ini kami bisa mengatakan bahwa kami adalah tim terbaik di dunia, tim terbaik di Eropa, dan kami sangat menikmati bermain di kelompok yang luar biasa ini," ujar Vitinha.

Manajer Arsenal turut mengakui kualitas permainan sang juara bertahan yang dinilai mampu mengontrol jalannya laga secara menyeluruh.

"Apa yang bisa mereka lakukan dengan bola, kemampuan individu para pemainnya, saya belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya," ujar Mikel Arteta, manajer Arsenal.

Meskipun manajemen memastikan pergerakan di bursa transfer, pelatih utama Les Parisiens menegaskan tidak akan melakukan perombakan skuad secara besar-besaran.

"Kami akan tetap berada di jalur yang sama. Kami tidak membutuhkan banyak pemain karena sangat sulit menemukan pemain yang tepat untuk sistem permainan kami," ujar Luis Enrique, pelatih PSG.

Enrique merasa komposisi timnya saat ini sudah cukup kompetitif berkat prestasi dalam dua musim terakhir.

"Kami sudah memiliki skuad yang luar biasa. Kami hanya membutuhkan beberapa pemain untuk menambah opsi di sejumlah posisi. Namun, jangan lupa, kami adalah juara Eropa dalam dua musim terakhir," imbuh Enrique.

Pemain muda Les Parisiens juga menyuarakan rasa lapar dan ambisi tinggi skuad untuk menatap kompetisi pada musim depan.

"Kami sangat lapar. Kami tim yang muda dan kami tahu betapa besarnya ambisi yang kami miliki. Karena itu musim depan kami harus melakukannya lagi," kata Desire Doue, penyerang PSG.

Tantangan fisik membayangi armada muda ini setelah melewati total 56 pertandingan pada musim ini, setelah sebelumnya harus menjalani total 65 pertandingan akibat beban kompetisi yang terus bertambah termasuk Piala Dunia Antarklub format baru.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow