PSIM Yogyakarta Rampungkan Perburuan Pemain Lokal Musim Ini

Smallest Font
Largest Font

PSIM Yogyakarta resmi menghentikan perburuan pemain lokal pada bursa transfer Super League 2026/2027. Kepastian ini didapat setelah Laskar Mataram mengamankan lima penggawa baru, dengan dua nama terakhir mengisi kuota pemain dalam negeri.

Dua sosok lokal yang baru didatangkan klub Kota Gudeg tersebut yaitu gelandang Ahmad Agung Setiabudi serta bek Muhammad Alwi Fadilah, dilansir dari Bola.

Kedua pemain tersebut mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menyetujui tawaran bergabung. Daya tarik nama besar klub dan antusiasme suporter menjadi faktor kunci yang melandasi keputusan mereka.

Persiapan intensif sendiri telah dimulai tim Naga Jawa sejak 20 Juli 2026. Di bawah kendali pelatih Jean-Paul van Gastel, skuad PSIM terus mematangkan komposisi tim guna menyongsong bergulirnya kompetisi pada 4 September 2026.

Ahmad Agung hadir dengan rekam jejak yang cukup solid di sepak bola nasional. Pemain asal Demak, Jawa Tengah itu tercatat pernah mencicipi gelar juara Liga 1 2019 saat berseragam Bali United.

"Target pribadi tentu bisa memberikan yang terbaik untuk tim dan membantu target tim. Semoga apa yang ditargetkan manajemen dan suporter PSIM bisa tercapai musim," kata Agung.

Komunikasi antara Agung dan pihak manajemen sebenarnya telah terjalin sejak musim sebelumnya. Sebelum meneken kontrak, ia sempat berkonsultasi dengan mantan rekan setimnya di Persik Kediri, Ze Valente.

"Awalnya itu sudah dari tahun kemarin sempat dihubungi PSIM. Lalu, tahun ini saya tanya-tanya ke Ze Valente, bagaimana di Jogja. Dia menyarankan saya bergabung," ujar Agung.

"Saya deal satu musim di sini. Minat bergabung karena tahun kemarin PSIM bermain bagus. Banyak pemain muda potensial dan tim besar dengan basis suporter besar. Selain itu, juga dekat dengan rumah," tutur Agung.

Sementara itu, Alwi Fadilah merasa atmosfer sepak bola di Yogyakarta menjadi alasan utama dirinya bersedia memposisikan PSIM sebagai pelabuhan baru usai berpisah dari Persija Jakarta.

"Saat PSIM menghubungi saya, kebetulan kontrak dengan tim lama sudah habis. Menurut saya, PSIM tim yang sangat luar biasa dan juga berada di kota yang sangat istimewa bagi saya," ucap Alwi.

"Saya ingin bisa membawa PSIM Jogja lebih baik lagi dengan peringkat yang lebih baik juga. Untuk target individu, saya akan berusaha menjadi pemain yang lebih baik terus di setiap harinya," kata Alwi.

"Pesan saya untuk suporter PSIM tetap kompak, solid, selalu dukung PSIM di mana pun berada dengan keadaan apapun itu. Saya tidak sabar untuk bertemu dengan kalian di stadion," ujar Alwi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed