PSIM Yogyakarta Siapkan Strategi Hadapi Persita di Super League

Smallest Font
Largest Font

PSIM Yogyakarta terus mengasah kesiapan tim jelang laga pembuka BRI Super League 2026/2027 melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (5/9/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.

Juru taktik PSIM, Jean-Paul van Gastel, menegaskan persaingan memperebutkan posisi utama di dalam skuad masih terbuka lebar demi meningkatkan kualitas kompetisi internal tim.

"Tentu akan ada 11 pemain yang memulai pertandingan. Apakah mereka akan terus menjadi starter atau tidak, itu tergantung pada perkembangan situasi. Karena itulah saya ingin tingkat kompetisi di antara para pemain makin tinggi," ujar Van Gastel.

Kedatangan sejumlah amunisi anyar juga menuntut penyesuaian strategi dari tim pelatih, tanpa mengubah karakter dasar permainan Laskar Mataram.

"Prinsip permainan kami tetap sama, hanya saja kami mendatangkan beberapa pemain baru dengan kualitas yang berbeda," jelas pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Penyesuaian taktik dilakukan secara fleksibel agar sesuai dengan karakteristik serta kualitas para pemain baru yang telah direkrut.

"Hal itu menuntut pendekatan taktik yang disesuaikan. Akan ada hal-hal yang tetap sama dan ada pula yang berbeda sesuai kualitas pemain baru yang kami miliki," imbuh Van Gastel.

Mengenai skema menyerang, opsi penggunaan dua penyerang sekaligus tetap terbuka meski belum akan diterapkan dalam waktu dekat.

"Untuk saat ini belum. Namun, saya sangat fleksibel. Jika keadaan mengharuskan, kami bisa memakai dua striker, meski itu akan mengubah skema permainan," kata Van Gastel.

Aturan pembatasan pemain asing juga menjadi tantangan tersendiri bagi juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut dalam menyusun komposisi tim.

"Kami memiliki 11 pemain asing dan saya sudah menyampaikan kepada mereka bahwa saya hanya bisa memainkan tujuh pemain dan membawa sembilan pemain ke dalam skuad pertandingan," tuturnya.

PSIM tercatat memiliki 11 pilar asing, yaitu Ze Valente, Ezequiel Vidal, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Nermin Haljeta, Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

"Setiap keputusan yang saya ambil adalah demi kepentingan terbaik tim. Jadi, terkadang saya harus mencadangkan pemain asing yang berkualitas bagus karena regulasi pembatasan pemain. Mereka harus memahami situasi ini," ucapnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed