PSSI Jelaskan Penyebab 14 Pemain Absen di Piala AFF 2026
Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengonfirmasi kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dipengaruhi oleh tidak dipanggilnya sekitar 14 pemain yang berkarier di luar negeri, seperti dilansir dari Bola.
Sebab, turnamen tersebut tidak masuk ke dalam kalender resmi FIFA. Situasi itu membuat klub luar negeri tempat para pemain diaspora bernaung tidak memiliki kewajiban untuk melepas mereka ke tim nasional.
Meskipun demikian, skuad Garuda masih diperkuat sejumlah pemain eks diaspora yang merumput di kompetisi domestik. Di antaranya adalah Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Jordi Amat, hingga Tim Geypens.
Satu-satunya pemain luar negeri yang bergabung hanyalah penyerang berusia 19 tahun, Mitchell Baker, yang tercatat membela Georgetown University di kompetisi antarkampus Amerika Serikat.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, membeberkan alasan di balik keputusan untuk tidak memaksakan pemanggilan belasan pemain tersebut usai rapat koordinasi FIFA ASEAN Cup 2026 di Kemenpora, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).
"Tapi juga kita harus sadar bahwa Timnas Indonesia kurang lebih 14 pemain yang tidak memperkuat di Piala AFF," ujar Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
Langkah pertimbangan tersebut diambil guna menjaga hubungan diplomasi yang baik antara PSSI dengan pihak klub.
"PSSI menyadari bahwa kita juga tidak akan memaksa mereka, kemudian juga kita menjalin kerja sama dan hubungan baik dengan klub mereka untuk tidak memaksa mereka agar ikut di Piala AFF," ucap Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
PSSI meyakini jika seluruh pilar utama dapat tampil, pencapaian tim nasional pada ajang tersebut berpotensi meraih hasil yang jauh lebih optimal.
"Maka ada 14 pemain kita yang memang kita tetap berikan keleluasaan untuk tidak ikut di Piala AFF. Saya juga bisa membayangkan kalau mereka juga ikut, maka tentu kita mendapatkan prestasi yang terbaik," tutur Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
Deretan nama pilar yang absen meliputi Maarten Paes, Emil Audero, Elkan Baggott, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Jay Idzes, Mathew Baker, Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, Ole Romeny, Adrian Wibowo, hingga Miliano Jonathans.
PSSI sengaja memprioritaskan kesiapan kebugaran para pemain utama tersebut untuk menghadapi agenda ajang internasional yang jauh lebih besar di masa mendatang.
"Pun demikian juga kita harus menjaga kondisi mereka, karena kita juga punya proyeksi program yang, event yang begitu besar lagi di waktu-waktu yang akan datang," ucap Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
Salah satu agenda penting terdekat adalah keberadaan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026 pada September-Oktober 2026 mendatang.
"Termasuk FIFA ASEAN Cup. Ini juga bagian dari gengsi negara kita karena ada label FIFA-nya. Nah, yang berikutnya juga kita tidak mau mereka cedera," ungkap Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
Selepas ajang tersebut, tim asuhan John Herdman dijadwalkan melakoni FIFA Matchday melawan tim peserta Piala Dunia 2026, sebelum berlaga di Piala Asia 2027 pada Januari-Februari tahun depan.
"Kemudian juga kita akan ada FIFA Matchday yang nanti akan diumumkan oleh Ketua PSSI, negara mana, dan mudah-mudahan negara yang peringkatnya, bahkan negara yang ikut di Piala Dunia, nanti Ketua Umum yang akan mengumumkan," papar Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
PSSI mengharapkan dukungan penuh serta perlindungan dari para suporter dan pengguna media sosial terhadap kondisi mental serta fisik seluruh penggawa tim nasional.
"Kemudian juga ada Piala Asia. Jadi hal yang penting bagi kami, kami tetap memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemain," terang Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
PSSI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kesiapan para pemain menghadapi berbagai agenda resmi internasional berikutnya.
"Dan di waktu bersamaan juga kami berharap teman-teman netizen, suporter, untuk tidak mencela atau memberikan kritikan yang pedas kepada pemain. Kita jaga mereka, karena kita punya event-event yang besar di waktu-waktu yang akan datang," papar Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow