Real Madrid Denda Tchouameni dan Valverde Usai Berselisih di Valdebebas

Smallest Font
Largest Font

Dua gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, dijatuhi hukuman denda masing-masing sebesar 500 ribu euro atau sekitar Rp8,7 miliar setelah terlibat perselisihan di pusat latihan Valdebebas pada 6 Mei lalu.

Ketegangan antara kedua pemain Los Blancos tersebut bermula dari adu argumen saat sesi latihan pagi hingga berlanjut ke ruang ganti, seperti dilansir dari Bola berdasarkan laporan Marca.

Insiden tersebut sempat dikabarkan memanas hingga terjadi pemukulan yang menyebabkan Valverde dilarikan ke rumah sakit, namun Aurelien Tchouameni segera memberikan klarifikasi untuk membantah kabar burung tersebut.

"Jelas ada sesuatu yang terjadi dan semua orang melihat serta mendengarnya melalui media. Namun, menurut saya, ceritanya dibesar-besarkan karena ini melibatkan pemain Real Madrid, sehingga reaksinya menjadi sangat besar," kata Tchouameni.

Gelandang Timnas Prancis itu menambahkan bahwa laporan mengenai adanya perkelahian fisik dan pemukulan terhadap rekan setimnya itu sama sekali tidak berdasarkan fakta yang sebenarnya.

"Saya membaca banyak hal yang tidak benar. Ada yang mengatakan kami berkelahi dan saya memukulnya. Itu tidak terjadi. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh," lanjut Tchouameni.

Tchouameni juga memastikan bahwa persoalan internal ini telah diselesaikan oleh pihak manajemen klub dan hubungannya dengan Valverde kini sudah kembali kondusif demi mencapai target tim.

"Yang paling penting, klub mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Banyak hal terjadi di ruang ganti yang tidak pernah sampai ke media. Hidup terus berjalan. Saya dan Fede memiliki tujuan yang sama, yakni memenangkan gelar bersama Real Madrid," ujarnya.

Meskipun ada potensi persaingan di level internasional, Tchouameni menegaskan bahwa secara personal tidak ada lagi masalah yang mengganjal di antara mereka berdua.

"Tidak ada masalah di antara kami. Bahkan jika saya harus berhadapan dengannya di Piala Dunia nanti, tentu saya ingin menang bersama Timnas Prancis. Namun secara pribadi, saat ini tidak ada masalah apa pun dengan Valverde," tegas Tchouameni.

Di sisi lain, Federico Valverde turut memberikan penjelasan terpisah mengenai penyebab luka di bagian dahinya yang sempat memicu spekulasi publik terkait insiden tersebut.

"Hari ini kami kembali berselisih. Saat berdebat, saya tidak sengaja membentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi dan harus pergi ke rumah sakit. Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia," jelas Valverde.

Pemain asal Uruguay tersebut mengakui bahwa tensi tinggi yang terjadi di antara mereka dipicu oleh rasa frustrasinya terhadap performa dan situasi sulit yang dihadapi klub sepanjang musim ini.

"Saya marah dan frustrasi melihat beberapa dari kami berusaha keras menyelesaikan musim ini sebaik mungkin. Itu yang mendorong saya sampai berdebat dengan rekan setim," kata Valverde.

Valverde kemudian menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan menegaskan bahwa sikap emosionalnya muncul karena rasa cintanya yang besar terhadap Real Madrid.

"Saya minta maaf. Situasi ini menyakitkan bagi saya. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya dan saya tidak bisa bersikap biasa saja terhadap kondisi tim saat ini," sambungnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow