Reece James Sedih Marc Cucurella Pindah ke Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Kapten Chelsea Reece James menyatakan kesedihannya atas kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid, sebagaimana dilansir dari Bola. Bek asal Spanyol itu resmi ditebus seharga 55 juta euro ditambah bonus 5 juta euro setelah empat musim membela Stamford Bridge.

Kepindahan tersebut mengakhiri kebersamaan Cucurella di Chelsea usai mempersembahkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub. James membagikan pandangannya mengenai kepindahan sang rekan setim saat berada di Kansas City dalam gelaran Piala Dunia 2026.

"Ya, saya berbicara dengannya beberapa hari lalu," kata James.

Pemain berusia 26 tahun tersebut memberikan pujian tinggi atas kualitas yang dimiliki oleh bek kiri asal Spanyol itu selama bermain bersama di lini belakang The Blues.

"Dia jelas pemain yang luar biasa, salah satu bek kiri terbaik di dunia," kata James.

Meski merasa kehilangan sosok rekan setim yang berpengaruh, bek Timnas Inggris itu memahami dinamika yang biasa terjadi dalam dunia sepak bola profesional.

"Begitulah sepak bola. Pemain datang dan pergi setiap beberapa bulan. Saya sangat sedih melihat dia pergi, tetapi saya mendoakan yang terbaik untuknya," kata James.

Kepergian Cucurella kini mengharuskan pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, mencari opsi pengganti di lini pertahanan. Tim asal London itu masih memiliki nama-nama seperti Jorrel Hato, Valentin Barco, serta pemain muda Geovany Quenda.

Meskipun belum berkesempatan bertatap muka secara langsung dengan manajer asal Spanyol itu, James sudah sempat berkomunikasi lewat telepon dan menyambut hangat kehadiran Alonso.

"Semua orang yang saya ajak bicara mengenai dirinya mengatakan bahwa dia adalah manajer yang luar biasa, meskipun banyak orang mengenalnya karena karier bermainnya," kata James.

Mantan gelandang Liverpool dan Real Madrid tersebut menjadi juru taktik permanen keenam di bawah naungan kepemilikan BlueCo setelah menggantikan Liam Rosenior pada April lalu.

"Dia memiliki karier yang hebat dan saya tidak sabar untuk bekerja dengannya," kata James.

James mengaku situasi ditangani oleh sosok yang pernah ia kagumi sewaktu kecil memberikan dinamika tersendiri, mirip seperti pengalamannya saat dahulu dilatih oleh Frank Lampard.

"Saya pernah mengalaminya saat masih lebih muda bersama Frank Lampard," kata James.

Kenangan bekerja di bawah arahan figur idola masa kecil memberikan motivasi tersendiri bagi sang kapten dalam menyongsong musim baru.

"Dia adalah salah satu idola saya ketika tumbuh besar. Lalu, ketika dia datang sebagai manajer, itu menjadi momen yang terasa tidak nyata," kata James.

Pemain bernomor punggung delapan di Timnas Inggris tersebut optimistis menyambut era baru klub di bawah kepemimpinan pelatih baru mereka.

"Seperti yang saya katakan, saya senang Xabi Alonso menjadi manajer kami dan saya sangat antusias," kata James.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed