Hp MediaTek Helio G99 Termurah Xiaomi Poco M5 Masihkah Menggiurkan

Smallest Font
Largest Font

Xiaomi Poco M5 dengan chipset MediaTek Helio G99 bermanufaktur 6nm sempat menjadi primadona di kelasnya saat pertama kali meluncur ke pasaran beberapa tahun lalu. Namun, dinamika industri teknologi bergerak sangat cepat sehingga perspektif kita terhadap perangkat ini tentu sudah bergeser jauh.

Saya melihat perangkat ini tidak lagi membawa hawa segar seperti saat awal perilisannya. Walau demikian, spesifikasi dasarnya tetap menarik untuk dibedah secara kritis guna melihat apakah performanya masih relevan untuk kebutuhan harian.

Mari kita ulas secara mendalam mulai dari komponen dapur pacu, kualitas layar DotDrop, hingga konfigurasi kamera triple 50MP miliknya. Pengamatan ini akan membantu Anda memahami posisi perangkat ini di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat.

Dapur pacu utama perangkat ini mengandalkan prosesor MediaTek Helio G99 yang memiliki CPU Octa-core dengan kecepatan clock hingga 2.2GHz. Pengolahan grafisnya sendiri diserahkan kepada GPU Arm Mali-G57 MC2 yang sebenarnya sudah cukup berumur untuk standar aplikasi modern.

Dari spesifikasinya, menurut saya prosesor ini masih mampu menangani tugas-tugas ringan seperti berselancar di media sosial atau berkirim pesan. Namun, jangan harap Anda bisa menjalankan game berat dengan setelan grafis tertinggi secara mulus tanpa kendala thermal throttling.

Arsitektur 6nm pada MediaTek Helio G99 memberikan efisiensi daya yang baik, tetapi GPU Arm Mali-G57 MC2 membatasi kemampuannya dalam mengeksekusi beban kerja grafis 3D yang intensif.

Varian memori yang tersedia untuk perangkat ini mencakup kombinasi RAM 4GB atau 64GB storage, opsi RAM 4GB dengan penyimpanan 128GB, serta varian tertinggi RAM 6414 MB atau 6GB dengan ruang penyimpanan 128GB. Beruntung, Xiaomi masih menyediakan slot penyimpanan eksternal yang mendukung ekspansi micro SD hingga kapasitas 1TB.

Bagi saya pribadi, varian RAM 4GB sudah sangat mepet dan berpotensi menimbulkan lag saat melakukan multitasking intensif. Menutup paksa aplikasi di latar belakang akan sering terjadi jika Anda memaksakan varian memori terendah tersebut.

Kencang Paling Murah dgn Helio G99 REVIEW POCO M5 Indonesia | GadgetIn

Menakar Kualitas Layar DotDrop FHD Plus

Layar Xiaomi Poco M5 menggunakan panel DotDrop berukuran 6.58 inci dengan resolusi FHD+ atau tepatnya 2408 × 1080 piksel. Rasio aspek yang digunakan adalah 20:9 dengan tingkat kerapatan piksel yang sebenarnya masih cukup tajam untuk dinikmati.

Layar ini sudah mendukung refresh rate dinamis yang bisa berpindah antara 30Hz, 60Hz, hingga 90Hz tergantung pada konten yang ditampilkan. Fitur touch sampling rate mencapai 240Hz membuat respons sentuhan terasa lumayan instan saat Anda menggeser menu utama.

Namun, tingkat kecerahan maksimal layar ini hanya menyentuh 500 nits pada mode High Brightness Mode (HBM). Angka ini membuat keterbacaan layar di bawah terik matahari langsung terasa agak menyiksa dan kurang nyaman di mata.

Sebagai pelindung, lapisan Corning® Gorilla® Glass sudah terpasang di atas kaca depan guna meminimalisasi risiko goresan ringan. Xiaomi juga menyertakan fitur Sunlight display dan Reading Mode untuk membantu mereduksi ketegangan mata saat penggunaan durasi panjang.

Detail Kamera Triple 50MP dan Kemampuan Perekaman Video

Sektor fotografi Xiaomi Poco M5 dipimpin oleh kamera utama dengan resolusi 50MP yang memiliki bukaan lensa atau aperture ƒ/1.8. Kamera utama ini sudah dilengkapi dengan mode autofokus PDAF untuk penguncian fokus objek yang lebih cepat.

Dua kamera pendamping di bagian belakang adalah kamera makro 2MP dengan aperture ƒ/2.4 dan kamera depth 2MP dengan aperture ƒ/2.4. Konfigurasi tiga kamera ini sekilas tampak mentereng, tetapi menurut saya kehadiran dua kamera bonus tersebut terasa kurang berguna.

Kamera makro dan depth dengan sensor 2MP sering kali hanya menjadi pemanis di atas kertas tanpa memberikan peningkatan kualitas gambar yang signifikan. Hasil foto dari lensa makro sering kali buram dan kehilangan detail penting jika kondisi cahaya lingkungan sekitar kurang ideal.

Keterbatasan Rekaman Video Kamera Utama

Urusan perekaman video pada kamera belakang juga tergolong standar tanpa adanya kejutan teknologi yang berarti. Perangkat ini hanya mampu merekam video dengan resolusi maksimal 1920 × 1080 pada kecepatan 30fps atau pilihan 1280 × 720 pada 30fps.

Ketiadaan opsi perekaman 60fps membuat transisi video terasa kurang halus bagi Anda yang gemar membuat konten visual kreatif. Selain itu, Anda harus menjaga tangan tetap stabil karena tidak ada fitur stabilisasi berbasis hardware yang mumpuni.

Kamera Depan yang Terasa Ketinggalan Zaman

Beralih ke bagian depan, terdapat kamera selfie dengan resolusi 5MP yang memiliki bukaan lensa atau aperture ƒ/2.2. Sensor kamera depan 5MP ini jelas terasa sangat pas-pasan dan ketinggalan zaman untuk standar komunikasi video masa kini.

Kemampuan rekam video kamera depan ini sama dengan kamera belakang, yaitu sanggup mengunci resolusi 1920 × 1080 pada 30fps serta 1280 × 720 pada 30fps. Gambar yang dihasilkan cenderung memiliki noise tinggi saat Anda mengambil foto di dalam ruangan berlampu temaram.

Dimensi Fisik dan Daya Tahan Baterai 5000mAh

Bodi Xiaomi Poco M5 memiliki dimensi tinggi sekitar 163.99mm, lebar 76.09mm, serta ketebalan yang mencapai angka 8.9mm. Berat total perangkat ini berada di angka 201 gram, yang membuatnya terasa lumayan berbobot saat digenggam dengan satu tangan.

Ketebalan bodi tersebut sebenarnya wajar mengingat di dalamnya tertanam baterai berkapasitas besar mencapai 5000mAh. Kapasitas baterai sebesar ini sanggup menemani aktivitas harian Anda dari pagi hingga malam tanpa perlu berulang kali mencari colokan listrik.

Sayangnya, sektor pengisian daya terasa kurang memuaskan karena perangkat ini hanya mendukung teknologi pengisian daya cepat berdaya 18W. Proses pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh akan memakan waktu yang cukup lama dan menjemukan.

Sisi positifnya, Xiaomi masih berbaik hati menyertakan adaptor pengisi daya atau in-box charger dengan daya 22.5W di dalam kotak penjualan. Jadi, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli kepala charger secara terpisah.

Aspek Keamanan dan Konektivitas Jaringan 4G

Sistem keamanan biologis pada perangkat ini mengandalkan sensor sidik jari yang ditempatkan di bagian samping atau side fingerprint sensor. Sensor ini menyatu dengan tombol power sehingga memudahkan akses ibu jari saat ingin membuka kunci layar.

Selain sensor fisik, tersedia pula fitur AI face unlock memanfaatkan kamera depan untuk memindai wajah pengguna. Namun, metode pemindaian wajah dua dimensi ini tentu tidak seaman pemindaian sidik jari dalam menjaga privasi data pribadi Anda.

Konektivitas jaringan pada Xiaomi Poco M5 masih terbatas pada teknologi 4G LTE dengan fitur Dual SIM dual standby (4G+4G). Perangkat ini juga mendukung jaringan seluler generasi sebelumnya seperti 3G dan 2G untuk area terpencil.

Pita frekuensi atau band jaringan 4G LTE TDD yang didukung meliputi Band 38, Band 40, dan Band 41. Ketiadaan modem 5G terintegrasi menjadi catatan penting jika Anda tinggal di wilayah perkotaan yang sudah tercover jaringan internet super cepat tersebut.

Rangkuman Spesifikasi Teknis Xiaomi Poco M5

Untuk memudahkan Anda melihat seluruh komponen yang ditawarkan, saya telah menyusun data teknis perangkat ini secara terstruktur. Seluruh data ini diambil langsung dari dokumentasi resmi spesifikasi produk.

Spesifikasi Komponen Utama Xiaomi Poco M5
Komponen PerangkatSpesifikasi Resmi
ChipsetMediaTek Helio G99 (6nm)
Kecepatan CPUOcta-core hingga 2.2GHz
GPUArm Mali-G57 MC2
Ukuran Layar6.58 inci FHD+ DotDrop
Refresh Rate30 / 60 / 90Hz
Kamera Utama50MP (ƒ/1.8) + 2MP + 2MP
Kamera Depan5MP (ƒ/2.2)
Kapasitas Baterai5000mAh

Kelebihan dan Kekurangan Utama yang Perlu Diperhatikan

Setiap perangkat teknologi pasti memiliki sisi positif dan negatif yang menyertainya dalam penggunaan sehari-hari. Berdasarkan rincian spesifikasi di atas, berikut adalah daftar kelebihan serta kekurangan dari Xiaomi Poco M5.

  • Kelebihan: Efisiensi daya tinggi berkat fabrikasi chipset 6nm yang hemat baterai.
  • Kelebihan: Layar tajam beresolusi FHD+ dengan dukungan refresh rate dinamis 90Hz.
  • Kelebihan: Masih menyediakan slot memori eksternal hingga kapasitas 1TB.
  • Kekurangan: Kecepatan pengisian daya lambat karena hanya mentok di daya 18W.
  • Kekurangan: Kamera depan hanya beresolusi 5MP yang kurang tajam untuk video call.
  • Kekurangan: Belum mendukung konektivitas jaringan 5G modern.

Xiaomi Poco M5 pada akhirnya merupakan perangkat yang berada di posisi nanggung bagi konsumen yang mencari performa jangka panjang. Kehadiran chipset MediaTek Helio G99 memang memberikan efisiensi daya yang patut diapresiasi berkat proses manufaktur 6nm miliknya.

Namun, keterbatasan pada pengisian daya yang hanya 18W serta kamera depan 5MP yang inferior membuat perangkat ini sulit bersaing dengan opsi lain di pasaran saat ini. Anda harus berkompromi dengan ketiadaan jaringan 5G dan kemampuan grafis yang semakin kedodoran melahap aplikasi modern.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed