Ribuan Peserta Serbu Gorontalo Jelang Puncak Acara PENAS XVII

Smallest Font
Largest Font

Arus kedatangan peserta Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII terus mengalir ke Provinsi Gorontalo sejak Rabu, 24 Juni 2026. Deretan bus, kendaraan pribadi, hingga rombongan yang menggunakan pesawat terpantau terus memadati area utama menjelang puncak acara. Gelombang kehadiran massa ini mengubah ritme aktivitas kota secara drastis.

Ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia tampak sibuk melakukan registrasi serta mulai memadati lokasi pameran yang disediakan panitia. Para peserta yang hadir membawa latar belakang beragam, mulai dari petani, nelayan, penyuluh pertanian, hingga pelaku usaha agribisnis. Dilansir dari Ulanda, antrean pendaftaran di kawasan pusat kegiatan sudah mengular sejak pagi hari.

Bagi komunitas agraris dan maritim, forum nasional ini menjadi wadah strategis untuk berinteraksi. Peserta memanfaatkan momen ini sebagai ruang belajar, bertukar pengalaman, sekaligus membangun jejaring kemitraan baru.

Berbagai stan yang menampilkan inovasi teknologi pertanian modern, sistem budidaya terbaru, dan komoditas unggulan daerah menjadi pusat perhatian pengunjung. Salah satu area yang paling cepat dipadati adalah ruang peragaan teknologi. "Ini kesempatan langka karena kami bisa melihat langsung berbagai inovasi yang mungkin belum pernah diterapkan di daerah kami," ujar salah seorang peserta dari Sulawesi Selatan saat ditemui di lokasi pameran.

Dampak masif dari perhelatan akbar ini turut menggerakkan sektor perekonomian di luar area utama. Okupansi penginapan dan hotel di Gorontalo melonjak tajam, diikuti oleh peningkatan omzet rumah makan serta pelaku UMKM kuliner. Sejumlah sentra kuliner dan warung kopi di sekitar lokasi acara terlihat jauh lebih padat dari biasanya. Para pedagang lokal mengaku mendapatkan berkah ekonomi yang signifikan dari kedatangan para tamu luar daerah.

"Biasanya siang seperti ini tidak terlalu ramai. Sekarang banyak tamu datang untuk makan dan bertanya soal lokasi kegiatan PENAS," kata seorang pelaku usaha kuliner di sekitar kawasan venue. Menghadapi lonjakan kunjungan ini, panitia penyelenggara masih menyelesaikan beberapa persiapan teknis terakhir.

Langkah tersebut diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara puncak dapat berjalan optimal tanpa kendala. Fasilitas penunjang seperti armada transportasi, posko kesehatan, pusat informasi, hingga sektor keamanan telah disiagakan secara penuh. Kerja sama lintas sektoral terus dipacu untuk menjamin kenyamanan para peserta selama berada di Gorontalo.

Agenda PENAS XVII Gorontalo sendiri mencakup berbagai forum krusial. Beberapa di antaranya meliputi temu usaha, diskusi ketahanan pangan, gelar teknologi, serta pameran agribisnis skala nasional.

Di tengah dinamika iklim global dan tantangan pemenuhan pangan, perjumpaan para pelaku sektor hulu ini memegang peranan penting. Kegiatan ini bertindak sebagai ruang konsolidasi antardaerah demi memperkuat pilar ketahanan pangan nasional.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow