Rupiah dan IHSG Menguat Pada Perdagangan 20 Juli 2026
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan tren positif pada awal pekan perdagangan, Senin (20/7/2026). Pergerakan ini menguatkan posisi kedua instrumen keuangan domestik tersebut dari penutupan pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Info.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka menguat 67 poin atau 0,37 persen pada Senin pagi. Hal itu membawa 1 dolar AS berada di level Rp17.988, melanjutkan penguatan dari Jumat (17/7/2026) yang ditutup pada posisi Rp17.921 per dolar AS usai naik 65 poin atau 0,36 persen.
Apresiasi rupiah berjalan selaras dengan beberapa mata uang ASEAN lainnya. Dolar Singapura mencatat kenaikan 0,04 persen dan ringgit Malaysia menguat 0,21 persen, sedangkan baht Thailand dibuka melemah 0,05 persen.
Penguatan di pasar valuta asing turut diiringi performa positif dari bursa saham. Mengutip data RTI Business, IHSG mengawali perdagangan Senin pagi di level 6.206,693 setelah terangkat 31,158 poin atau 0,50 persen.
Pergerakan indeks saham bergerak pada rentang 6.196,518 hingga 6.209,711 usai pembukaan pasar. Sebanyak 296 saham tercatat menguat, 95 saham melemah, dan 280 saham bergerak stagnan.
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia mencatat nilai sebesar Rp287,478 miliar pada awal sesi. Volume perdagangan mencapai 436,823 juta saham melalui 69.736 kali transaksi.
Kondisi ini meneruskan kinerja IHSG pada akhir perdagangan Jumat (17/7/2026) lalu. Saat itu, indeks saham ditutup menguat 67,33 poin atau 1,10 persen ke level 6.175,54 dengan rentang pergerakan 6.079,32 hingga 6.192,66.
Pada penutupan Jumat pekan lalu, total nilai transaksi mencapai sekitar Rp16,03 triliun dengan volume 23,67 miliar saham dari 1,98 juta kali transaksi. Sebanyak 363 saham menguat, 274 saham melemah, serta 328 saham ditutup stagnan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow