UMSU Bentengi Generasi Muda dari Narkoba Lewat Penguatan Nilai Agama

Smallest Font
Largest Font

Upaya membentengi generasi muda dari ancaman narkoba terus digalakkan melalui penguatan basis moral dan spiritual di lingkungan sekolah. Langkah preventif ini diwujudkan melalui edukasi bertajuk Penguatan Internalisasi Nilai Religiusitas sebagai Upaya Preventif Penyalahgunaan Narkoba pada Pelajar, seperti dilansir dari Info.

Program yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 01 Medan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk ketahanan moral siswa dalam menghadapi tantangan sosial.

Persoalan penyalahgunaan zat terlarang dinilai membutuhkan pendekatan mendasar yang menyentuh ranah spiritual. Dosen UMSU, H. Mahmud Yunus Daulay, S.Ag., M.A., menjelaskan bahwa penanaman karakter berbasis agama bertindak sebagai pegangan hidup bagi para pelajar.

"Religiusitas bukan sekadar menjalankan ritual keagamaan, melainkan menghadirkan nilai-nilai Islam dalam setiap keputusan hidup. Ketika nilai itu tertanam kuat, pelajar memiliki kompas moral yang mampu membimbing mereka untuk menolak segala bentuk perilaku yang merusak masa depan, termasuk penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa lingkungan pergaulan yang positif, keterlibatan dalam kegiatan organisasi, serta komunikasi harmonis antara orang tua, guru, dan siswa menjadi faktor pendukung yang sangat penting.

Sinergi Pendidikan Karakter dan Ketahanan Diri

Pencegahan bahaya narkotika tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Dosen UMSU lainnya, Dr. Robie Fanreza, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan pentingnya peran strategis lembaga pendidikan dalam membangun budaya sekolah yang positif.

"Generasi yang memiliki keimanan, disiplin, tanggung jawab, dan cita-cita yang jelas akan lebih tangguh menghadapi berbagai godaan. Menolak narkoba bukan hanya pilihan rasional, tetapi juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan ikhtiar menjaga amanah kehidupan," ungkapnya.

Dr. Robie menilai kolaborasi antara institusi pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam melindungi remaja dari pengaruh negatif pergaulan.

Apresiasi dan Antusiasme Pelajar

Sesi sosialisasi berlangsung interaktif saat para siswa MAM 01 Medan aktif berdiskusi mengenai tantangan pergaulan di era digital serta strategi menjaga diri dari ajakan penggunaan zat terlarang.

Ketua PR IPM MAM 01 Medan, Ipmawan Dava Perdana, mengapresiasi materi yang disampaikan karena memperluas wawasan siswa tentang pentingnya menjaga diri. Apresiasi senada disampaikan Kepala MAM 01 Medan, Nunung Nuraningsih, S.Pd., M.M., yang berharap sinergi pembinaan karakter ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow