Sennheiser Rilis Headphone HD 480 PRO untuk Kebutuhan Profesional
Produsen perangkat audio ternama Sennheiser meluncurkan headphone closed-back terbarunya bernama HD 480 PRO. Perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan profesional, baik di lingkungan studio maupun panggung live.
Sennheiser memasarkan HD 480 PRO dengan harga Rp8.806.000, seperti dilansir dari Gadgetren. Paket penjualannya sudah mencakup earpad, kabel spiral (coiled) sepanjang 3 meter, dan tas penyimpanan.
Perusahaan tersebut juga menyediakan varian HD 480 PRO Plus yang dijual seharga Rp9.690.000. Perbedaan utama varian Plus terletak pada hadirnya travel case sebagai pengganti tas penyimpanan biasa.
Perangkat audio ini dirancang untuk mereproduksi suara secara akurat sekaligus menjaga kenyamanan pengguna. Sennheiser membekalinya dengan mekanisme khusus agar posisi headphone dapat menyesuaikan bentuk kepala secara optimal.
Tekanan yang dihasilkan ke kepala dirancang terbagi secara merata agar tetap nyaman saat dipakai dalam durasi lama. Bobot headphone ini tercatat mencapai 272 gram, tidak termasuk berat kabel penghubung.
Pengguna yang mengenakan kacamata mendapat dukungan bantalan telinga khusus yang mencegah penekanan pada gagang kacamata. Lapisan khusus pada bantalan tersebut menjaga isolasi suara tetap optimal tanpa mengorbankan kenyamanan.
Sebagai perangkat profesional berbasis kabel, transmisi kebisingan struktur dipisahkan secara efektif melalui port earcup di kedua sisi yang terhubung dengan kabel spiral modular. Headphone ini menggunakan transducer dinamis dengan rentang frekuensi 3 Hz – 28.700 Hz dan konsumsi daya 300 mW.
Kemampuan teknis tersebut membuat HD 480 PRO cocok digunakan oleh produser, mixer studio, hingga teknisi panggung. Sennheiser turut menyematkan Vibration Attenuation System untuk mengeliminasi getaran, distorsi, dan pantulan suara yang tidak diinginkan demi menjaga kejernihan reproduksi audio.
Dibandingkan dengan saudara kembarnya yang bersifat open-back, yaitu HD 490 PRO, HD 480 PRO hadir untuk memberikan isolasi suara yang lebih baik, terutama saat bekerja bersama orang lain dalam satu ruangan.
"Dibandingkan headphone closed-back lainnya, bass yang dihasilkan lebih solid, sementara reproduksi low-end sangat akurat dan terasa realistis," kata Jimmy R. Landry selaku Category Market Manager, Music Industry di Sennheiser.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow