TechInsights Prediksi Harga iPhone 18 Pro Naik Tahun Ini

Smallest Font
Largest Font

Firma riset TechInsights memprediksi lonjakan harga jual lini iPhone 18 Pro pada Minggu (12/7/2026) akibat peningkatan drastis biaya produksi komponen utama. Kenaikan ini dipicu oleh pembengkakan biaya modal produksi yang harus ditanggung oleh Apple. Berdasarkan data estimasi biaya komponen atau Bill of Materials (BOM) yang dirilis TechInsights, total biaya produksi untuk model dasar iPhone 17 Pro tahun lalu hanya berkisar 582 dolar AS.

Namun, angka tersebut melonjak signifikan untuk generasi terbaru. TechInsights mencatat bahwa estimasi total biaya produksi untuk model dasar iPhone 18 Pro kini membengkak hingga mencapai 726 dolar AS. Lonjakan ini menjadi alasan utama di balik potensi kenaikan harga jual ke konsumen.

Penyebab utama dari pembengkakan anggaran produksi ini terletak pada sektor memori dan penyimpanan. Pertanyaan konsumen mengenai "kenapa harga iphone makin mahal" kini terjawab melalui rincian finansial rantai pasok tersebut.

Menurut laporan TechInsights, komponen DRAM 12GB pada iPhone 17 Pro tahun lalu hanya memakan biaya sebesar 39 dolar AS. Kini, estimasi biaya DRAM 12GB pada model dasar iPhone 18 Pro melonjak tajam menjadi 145 dolar AS. Tidak hanya ram, sektor media penyimpanan juga mengalami fenomena serupa. Biaya penyimpanan berkapasitas 256GB yang sebelumnya hanya membutuhkan modal 13 dolar AS, saat ini melonjak menjadi sekitar 51 dolar AS.

Berikut adalah tabel perbandingan estimasi biaya komponen antara kedua generasi lini Pro tersebut:

Tabel Perbandingan Estimasi Biaya Komponen Lini iPhone Pro (Sumber: TechInsights)
Komponen ProduksiiPhone 17 Pro (Dolar AS)iPhone 18 Pro (Dolar AS)
Total Biaya Dasar (BOM)582726
DRAM 12GB39145
Penyimpanan 256GB1351

Dampak Terhadap Margin Keuntungan Apple

Kenaikan harga produksi ini menempatkan Apple dalam situasi sulit untuk mempertahankan margin keuntungan. Penyesuaian harga jual pada tingkat ritel menjadi langkah yang sulit dihindari oleh raksasa teknologi tersebut. TechInsights mengungkapkan bahwa margin keuntungan Apple pada model dasar iPhone 17 Pro berkapasitas 256GB dengan harga jual 1.099 dolar AS di Amerika Serikat berada di angka 47 persen. Jika Apple bersikeras mempertahankan margin keuntungan 47 persen tersebut pada iPhone 18 Pro, maka harga jual unit di pasar harus dipatok mencapai 1.371 dolar AS.

Harga iPhone 18 Pro Max Berpotensi Mengalami Kenaikan Signifikan | Brian Tong

Sebagai langkah moderat, TechInsights memproyeksikan harga dasar iPhone 18 Pro setelah penyesuaian standar akan berada di angka 1.299 dolar AS. Angka ini akan menghasilkan profit kotor sebesar 44 persen bagi Apple. Kendati demikian, harga tersebut belum memperhitungkan komponen premium lainnya. Lini ini dikabarkan bakal mengadopsi teknologi kamera baru yang lebih mutakhir.

Skenario Terburuk Akibat Modul Kamera Baru

Peningkatan harga berpotensi menjadi lebih tinggi jika Apple menyematkan teknologi lensa kamera variabel. Komponen baru ini dilaporkan memerlukan biaya manufaktur yang jauh lebih besar.

Jika memperhitungkan rumor lensa kamera variable-aperture baru yang biayanya minimal 50 persen lebih mahal, TechInsights mengestimasi harga dasar iPhone 18 Pro dapat merangkak naik hingga menyentuh kisaran 1.399 dolar AS. Kondisi pasar ini membuat calon konsumen mulai menimbang strategi pembelian mereka. Banyak konsumen yang mulai memikirkan dilema antara "mending beli iphone 17 atau tunggu iphone 18" demi efisiensi anggaran.

Peningkatan biaya produksi ini merefleksikan tantangan besar yang dihadapi industri perangkat premium global saat ini. Seluruh kalkulasi finansial dari TechInsights menunjukkan bahwa era smartphone flagship dengan harga stabil mulai bergeser akibat tekanan biaya bahan baku.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow