Tiga Pemain Indonesia Tampil Buruk Saat Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Kekalahan telak dialami Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Vietnam dalam lanjutan laga Grup A Piala AFF 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB tersebut berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tim tamu. Gawang Indonesia langsung jebol dua kali pada 15 menit awal babak pertama, dilansir dari Bola.

Tim tamu membuka keunggulan lewat aksi Nguyen Van Vi pada menit ke-8, lalu disusul gol Nguyen Hai Long di menit ke-14. Vietnam kemudian mengunci kemenangan melalui gol Nguyen Xuan Son pada menit ke-71. Kekalahan memalukan di kandang sendiri ini tidak lepas dari performa sejumlah pilar yang berada di bawah standar.

Tiga pemain di lini belakang menjadi sorotan utama atas hasil buruk yang diraih Skuad Garuda.

Penjaga gawang Nadeo Argawinata menjadi pemain pertama yang disorot usai dipaksa mengambil bola dari dalam gawangnya saat laga baru berjalan delapan menit. Kiper berusia 29 tahun itu kebobolan dua gol cepat lewat tembakan terukur yang sama-sama mengarah ke tiang dekat.

Selain gagal mengamankan gawangnya di menit-menit awal, Nadeo juga beberapa kali melakukan kecerobohan. Keputusannya yang terburu-buru saat mendistribusikan bola kerap memutus momentum serangan Indonesia dan justru menghadirkan situasi berbahaya bagi area pertahanan sendiri.

Rizky Ridho

Sektor kanan pertahanan yang dikawal kapten Rizky Ridho menjadi area yang paling mudah dieksploitasi oleh para pemain Vietnam. Kendati mencatatkan beberapa aksi impresif, dua kesalahan fatal bek Persija Jakarta ini berdampak langsung pada gol lawan.

Gol pembuka Vietnam tercipta akibat kekeliruan Ridho dalam mengantisipasi bola yang berujung kebobolan. Sementara itu, gol kedua tim tamu juga berawal dari kekosongan di area kanan pertahanan yang ditinggalkannya saat membantu skema serangan.

Jordi Amat

Mitra Ridho di lini belakang, Jordi Amat, turut mendapat kritik tajam akibat kewalahan meredam pergerakan cepat barisan penyerang Vietnam. Bek asal Persija Jakarta ini tampak kewalahan mengimbangi intensitas permainan lawan sepanjang pertandingan.

Jordi dinilai gagal melakukan pengawalan di area vital saat proses dua gol pertama terjadi. Pada proses gol ketiga, ia juga berada di luar posisinya sehingga Nguyen Xuan Son berdiri bebas tanpa kawalan sebelum menembus kotak penalti dan mencetak gol closure untuk Vietnam.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed