Tito Karnavian Puji Inovasi Pemprov dan Pemkab Gorontalo Integrasikan BSPS-PTSL
Integrasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Provinsi Gorontalo mendapat apresiasi tinggi. Langkah tersebut dinilai sebagai inovasi cerdas yang layak dicontoh daerah lain. Pujian tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, saat berkunjung ke Gorontalo, seperti dikutip dari Gotimes.
Kunjungan tersebut mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam acara Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVIII Tahun 2026. Di sela agenda utama, Tito Karnavian meninjau langsung penyerahan sertifikat tanah kepada warga penerima bantuan BSPS. Peninjauan ini dilakukan di Desa Pone, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Selasa (23/6).
Tito Karnavian mengaku terkejut sekaligus bangga dengan inisiatif Gubernur Gorontalo dan Bupati Gorontalo. Kolaborasi ini berhasil memadukan perbaikan kualitas hunian dengan legalitas tanah masyarakat.
"Ini tindakan yang sangat cerdas. Awalnya tidak direncanakan, tetapi Pak Gubernur dan Pak Bupati mengajak kami melihat langsung inovasi yang memadukan program bedah rumah dengan program sertifikasi tanah," ujar Tito. Pada tahun 2026, pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan perbaikan 400 ribu rumah di Indonesia. Untuk Provinsi Gorontalo, kuota bantuan meningkat signifikan menjadi 4.059 unit.
Lonjakan kuota bantuan perumahan ini merupakan buah dari komunikasi intensif yang dilakukan Gubernur Gorontalo kepada Menteri PKP. Langkah proaktif tersebut berhasil meyakinkan pusat mengenai kebutuhan riil di daerah. Kolaborasi ini juga menyelesaikan hambatan klasik terkait syarat legalitas tanah bagi penerima bantuan perumahan. Melalui sinergi dengan Kementerian ATR/BPN, masyarakat mendapatkan rumah layak sekaligus kepastian hukum kepemilikan lahan.
"Rumahnya diperbaiki, sertifikat tanahnya juga diterbitkan. Kolaborasi seperti ini saya harap bisa menjadi contoh bagi provinsi lain," katanya. Secara nasional, program PTSL menargetkan penerbitan 1,9 juta sertifikat tanah dengan pembiayaan penuh dari pemerintah.
Tito Karnavian meminta pengawasan ketat terus dilakukan agar masyarakat menerima haknya tanpa pungutan liar. Sinergi di Gorontalo ini dinilai sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah pusat terus mendorong percepatan penyediaan rumah rakyat yang dibarengi dengan kepastian hukum atas tanah.
"Kami datang ke sini secara spontan untuk melihat langsung kolaborasi ini. Mudah-mudahan apa yang dilakukan Gorontalo bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia," tutur Tito.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow