Tom Heaton Yakin Senne Lammens Bangkit Setelah Kesalahan di Piala Dunia 2026
Penjaga gawang veteran Manchester United, Tom Heaton, meyakini rekan satu timnya Senne Lammens bakal memetik pelajaran berharga usai melewati masa kelam pada ajang Piala Dunia 2026.
Kiper berusia 24 tahun tersebut menjadi pilihan utama Timnas Belgia usai Thibaut Courtois mengalami cedera pada menit ke-71 saat berlaga di babak perempat final melawan Spanyol, seperti dilansir dari Bola.
Lammens gagal membendung tembakan Pau Cubarsi di penghujung laga yang berujung bola muntah, sebelum disambar Mikel Merino hingga membuat Spanyol menang dengan skor 2-1.
Heaton mengonfirmasi telah memberikan dukungan secara langsung kepada Lammens usai insiden menyakitkan tersebut terjadi.
"Ya, saya sudah berbicara dengannya," ujar Heaton setelah MU kalah 0-1 dari Wrexham pada laga pramusim di Helsinki, dikutip dari BBC.
"Jelas itu momen yang berat baginya, tetapi memang seperti itulah kehidupan seorang kiper."
"Begitu Anda mengenakan sarung tangan dan berdiri di bawah mistar, Anda harus siap menghadapi situasi seperti itu," ucapnya.
"Dia akan menjadi lebih kuat karena pengalaman tersebut. Menurut saya, dia memiliki kepribadian yang luar biasa untuk seorang penjaga gawang, jadi tidak ada masalah. Saya benar-benar yakin pengalaman ini akan membantunya dalam jangka panjang," imbuh Heaton.
Pemain yang dibeli dari Royal Antwerp seharga 18,1 juta paun musim lalu itu saat ini tengah menjalani masa jeda liburan selama tiga pekan.
Penjaga gawang muda ini dijadwalkan kembali bergabung pada awal Agustus dan berpeluang diturunkan saat menghadapi Paris Saint-Germain di Gothenburg pada 8 Agustus.
Meski menuai kritik tajam di Belgia, jajaran manajemen Manchester United dipastikan masih menaruh rasa percaya penuh kepada bakat Lammens.
Sebagai langkah antisipasi, Setan Merah telah mendatangkan kiper gaek berusia 35 tahun, Karl Darlow, pada 14 Juli untuk menjadi pelapis Lammens.
"Saya sangat ragu Senne akan bermain dengan rasa takut atau terus mengkhawatirkan apa yang mungkin terjadi," kata Heaton.
"Hal seperti itu bisa terjadi kapan saja. Kalau itu terus menjadi pola pikir Anda, saya justru merasa kemungkinan itu terjadi akan lebih besar."
"Posisi penjaga gawang memang seperti itu. Jika melakukan kesalahan, biasanya akan berujung gol. Gol bisa mengubah jalannya pertandingan dan membuat tim kalah. Anda harus realistis soal itu," jelasnya.
"Memang berat, tetapi Senne memiliki mental yang sangat kuat. Saya sudah melihatnya sejak dia datang ke Manchester United sebagai kiper muda dan mampu menghadapinya dengan sangat baik," ujar Heaton.
Di sisi lain, Heaton baru saja menyepakati perpanjangan masa bakti berdurasi satu tahun di Old Trafford, di mana penampilan kompetitif terakhirnya tercatat pada Februari 2023.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow