Tablet 8 Inci Xiaomi Mi Pad 4 Masihkah Menjadi Pilihan Logis di Tahun 2026

Smallest Font
Largest Font

Tablet compact berukuran 8 inci dengan bodi kokoh berbahan aluminium metal belakangan ini semakin jarang ditemukan di pasar gadget modern. Kenyataan tersebut membuat ingatan saya kembali pada salah satu perangkat legendaris besutan produsen Tiongkok, yaitu Xiaomi Mi Pad 4. Sebagai penikmat gawai yang gemar menguji ketahanan sebuah produk, saya melihat Xiaomi Mi Pad 4 memiliki daya tarik tersendiri pada masanya.

Namun, lanskap aplikasi dan kebutuhan sistem operasi saat ini telah berubah drastis sejak perangkat ini pertama kali meluncur. Mengingat tanggal pengenalan resminya yang jatuh pada 25 Juni 2018, tablet ini sudah melewati usia yang cukup matang dalam siklus hidup sebuah perangkat elektronik. Mari kita bedah secara objektif bagaimana spesifikasi di atas kertas dan utilitas nyata dari perangkat ini.

Satu hal yang harus diakui dari Xiaomi Mi Pad 4 adalah kenyamanan genggamannya yang luar biasa karena dimensi fisiknya yang tergolong ringkas. Saat produsen lain berlomba-lomba membuat layar raksasa di atas 10 inci, tablet ini tetap mempertahankan form factor yang ramah satu tangan.

Perangkat ini dirancang dengan rekayasa dimensi yang sangat presisi untuk memastikan mobilitas penggunanya tetap terjaga dengan baik. Struktur bodi yang diusungnya mengombinasikan material premium yang tidak terasa murahan ketika dipegang.

Desain ringkas dengan material aluminium di bagian belakang memberikan impresi kokoh yang jarang ditemui pada tablet kelas terjangkau zaman sekarang.

Untuk melihat lebih detail mengenai ukuran fisik dan bobot dari perangkat lawas ini, mari kita perhatikan data teknis dimensi berikut ini.

Detail Dimensi Fisik dan Bobot Xiaomi Mi Pad 4
Karakteristik FisikSpesifikasi Resmi
Panjang Perangkat200,2 mm
Lebar Perangkat120,3 mm
Ketebalan Bodi7,9 mm
Bobot Total342,5 gram

Melihat tabel di atas, ketebalan yang hanya 7,9 mm dipadukan dengan bobot 342,5 gram membuat Xiaomi Mi Pad 4 sangat nyaman dilempar ke dalam tas kecil. Portabilitas tinggi seperti inilah yang menjadi alasan utama mengapa beberapa pengguna masih meliriknya di pasar barang bekas.

Layar dan Kualitas Visual di Era Konten Resolusi Tinggi

Layar Xiaomi Mi Pad 4 menggunakan panel LCD IPS dengan bentang diagonal sebesar 8,0 inci yang memiliki aspek rasio modern 16:10. Ketajaman layarnya didukung oleh resolusi 1200 x 1920 piksel yang menghasilkan kerapatan hingga 283 ppi.

Secara visual, reproduksi warna yang dihasilkan panel IPS milik Xiaomi Mi Pad 4 ini sebenarnya masih cukup berterima untuk kebutuhan menonton video biasa. Hanya saja, tingkat kecerahan maksimal dan kontrasnya tentu tidak bisa bersaing dengan panel AMOLED modern.

Bagi Anda yang gemar menikmati konten multimedia, aspek rasio 16:10 pada tablet ini memberikan keuntungan tersendiri. Format ini meminimalisasi munculnya bar hitam tebal di bagian atas dan bawah layar saat memutar video format panorama.

Review Xiaomi Mi Pad 4 Indonesia | CB IDN

Dapur Pacu dan Keterbatasan Sistem Operasi bawaan

Sektor performa Xiaomi Mi Pad 4 dimotori oleh chipset Qualcomm Snapdragon 660, sebuah prosesor octa-core kelas menengah yang sangat populer pada masanya. Chipset ini mengandalkan arsitektur Kryo 260 dengan konfigurasi klaster performa dan klaster efisiensi energi.

Secara arsitektur, prosesor ini diproduksi dengan teknologi fabrikasi 14 nanometer FinFET yang pada tahun rilisnya tergolong efisien. Urusan pemrosesan grafis pada tablet ini diserahkan sepenuhnya kepada GPU Adreno 512.

Meskipun Snapdragon 660 adalah chipset yang andal untuk aktivitas harian beberapa tahun lalu, situasi perangkat lunak saat ini menuntut spesifikasi yang jauh lebih tinggi. Sistem operasi bawaan perangkat ini juga menjadi ganjalan terbesar bagi pengguna awam.

Dilema Versi Android dan Lapisan Antarmuka MIUI

Saat pertama kali dikeluarkan dari kotak penjualannya, Xiaomi Mi Pad 4 berjalan menggunakan sistem operasi Android 8.1 Oreo. Di atas sistem operasi tersebut, Xiaomi menyematkan lapisan antarmuka khas mereka, yaitu MIUI 9.

Masalahnya, dukungan pembaruan resmi untuk tablet ini sudah lama dihentikan oleh pihak pabrikan. Menjalankan sistem operasi versi lawas di masa sekarang mendatangkan banyak risiko keamanan yang cukup serius.

Solusi Komunitas Melalui Kustomisasi Rom

Bagi pengguna yang memiliki pengetahuan teknis, keterbatasan perangkat lunak resmi ini biasanya diakali dengan memasang Custom ROM. Komunitas pengembang pihak ketiga di forum teknologi terpantau sempat aktif menyediakan firmware alternatif.

Melalui bantuan kustomisasi tersebut, Xiaomi Mi Pad 4 bisa mencicipi versi Android yang lebih baru agar tetap kompatibel dengan aplikasi modern. Namun, proses ini tentu tidak direkomendasikan bagi pengguna biasa karena berisiko merusak sistem.

Daya Tahan Baterai dan Fitur Konektivitas

Satu sektor yang patut diapresiasi dari Xiaomi Mi Pad 4 adalah kapasitas baterainya yang tergolong besar untuk ukuran sebuah tablet 8 inci. Xiaomi membenamkan baterai lithium-polymer non-removable dengan kapasitas daya mencapai 6000 mAh.

Kapasitas 6000 mAh ini dikombinasikan dengan resolusi layar yang pas dan efisiensi dari Snapdragon 660 memberikan daya tahan yang solid. Untuk penggunaan kasual seperti membaca e-book atau menonton video offline, baterainya terbukti tidak mengecewakan.

Urusan pengisian daya dilakukan melalui port USB Type-C yang sudah menjadi standar universal. Sayangnya, kecepatan pengisian daya perangkat ini masih terbatas pada daya standar 10 Watt, sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk terisi penuh.

Sektor Kamera yang Sekadar Ada

Fasilitas fotografi pada sebuah tablet umumnya bukan menjadi fitur jualan utama, begitu pula yang terjadi pada Xiaomi Mi Pad 4. Perangkat ini dilengkapi dengan satu kamera belakang beresolusi 13 megapiksel dengan bukaan lensa f/2.0.

Kamera belakang tersebut sudah mendukung fitur High Dynamic Range (HDR) dan panorama, serta mampu merekam video hingga resolusi 1080p pada kecepatan 30 frame per detik. Sementara untuk kebutuhan panggilan video, tersedia kamera depan beresolusi 5 megapiksel dengan bukaan f/2.0.

Hasil tangkapan gambar dari kedua kamera ini menurut saya berada di level standar dan cenderung menghasilkan banyak noise pada kondisi minim cahaya. Fungsi kamera di tablet ini sebaiknya hanya digunakan untuk keperluan darurat seperti memindai dokumen atau rapat daring kasual.

Kekurangan Nyata yang Harus Dipertimbangkan

Membeli atau mempertahankan Xiaomi Mi Pad 4 saat ini mengharuskan Anda bersiap menghadapi sejumlah konsekuensi teknis yang tidak sedikit. Berikut adalah beberapa poin kelemahan utama yang wajib dicermati secara mendalam:

  • Absennya sertifikasi Widevine L1 resmi yang menyebabkan layanan streaming video populer tidak bisa diputar pada resolusi High Definition (HD).
  • Ketiadaan slot kartu memori eksternal pada varian tertentu yang membatasi ruang penyimpanan file multimedia berukuran besar.
  • Performa chipset Snapdragon 660 yang mulai keteteran saat dipaksa membuka aplikasi modern yang haus akan konsumsi memori RAM.
  • Komponen baterai pada unit yang beredar di pasaran kemungkinan besar sudah mengalami degradasi kapasitas yang cukup parah karena faktor usia.

Kelemahan-kelemahan di atas mempertegas posisi Xiaomi Mi Pad 4 sebagai gawai masa lalu yang sulit dipaksakan untuk standar komputasi harian saat ini. Pengguna harus berkompromi dengan banyak hal teknis yang menguras kenyamanan.

Langkah terbaik jika Anda tetap ingin memanfaatkan Xiaomi Mi Pad 4 adalah menjadikannya sebagai perangkat sekunder yang spesifik. Menggunakannya hanya sebagai mesin pembaca buku elektronik digital atau pemutar musik adalah opsi yang paling realistis tanpa membebani hardware.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed