Wali Kota Gorontalo Dorong Usaha Baru sebagai Penopang PAD
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menilai setiap usaha baru yang tumbuh di Kota Gorontalo memiliki arti lebih besar daripada sekadar membuka lapangan usaha. Hal ini penting di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga pelaku usaha menjadi penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan kota, dilansir dari Ulanda.
Adhan menyampaikan pernyataan tersebut saat meresmikan Warung Tegal (Warteg) Kharisma Bahari di Jalan Ahmad Yani pada Rabu (29/7/2026). Ia menjelaskan bahwa investasi yang masuk tidak hanya menggerakkan ekonomi masyarakat tapi juga memperkuat kemampuan fiskal pemerintah daerah.
"Semakin banyak usaha yang tumbuh, semakin besar kontribusinya terhadap PAD Kota Gorontalo. Itu yang kemudian kami gunakan untuk membangun kota," ujar Adhan.
Kota Gorontalo memiliki struktur ekonomi berbeda dengan daerah yang mengandalkan sumber daya alam atau industri besar. Kota ini bertumpu pada jasa, perdagangan, restoran, rumah makan, dan sektor usaha lainnya yang menjadi sumber utama penerimaan daerah.
"Kota Gorontalo bukan kota industri. Kami tidak memiliki pendapatan seperti daerah yang ditopang pertambangan atau wisata skala besar. Karena itu, pajak restoran, rumah makan, perhotelan, dan berbagai retribusi daerah menjadi sangat penting," kata Adhan.
Karena ketergantungan tersebut, pemerintah daerah berinisiatif mendorong lahirnya pelaku usaha baru guna memperluas basis pajak dan memperkuat kemandirian fiskal Kota Gorontalo.
Adhan juga menyebut meskipun menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dan penurunan transfer dari pusat, pemerintah kota tetap menjalankan proyek pembangunan yang dibiayai dari PAD.
Salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah rehabilitasi Gedung Bele Li Mbui untuk difungsikan sebagai Mal Pelayanan Publik. Perbaikan ruas Jalan dr. Zainal Umar Sidiki dan Jalan Taman Bunga juga menggunakan pendapatan daerah.
"Pembangunan tetap berjalan karena PAD Kota Gorontalo terus kami optimalkan," ujar Adhan.
Menurutnya, realisasi PAD dalam beberapa tahun terakhir bahkan melampaui target, menandakan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kepatuhan wajib pajak.
"Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Kami berharap semakin banyak tempat usaha baru yang tumbuh di Kota Gorontalo karena dampaknya langsung terhadap perekonomian dan pembangunan daerah," lanjutnya.
Adhan memberi apresiasi kepada pemilik Warteg Kharisma Bahari yang memilih Kota Gorontalo sebagai lokasi investasi.
Ia menegaskan pemerintah daerah bertanggung jawab menciptakan iklim usaha yang aman dan memberikan kepastian bagi investor dan pelaku usaha lokal.
"Jaminan keamanan dan kepastian berusaha menjadi komitmen kami. Kalau pelaku usaha merasa aman dan nyaman, investasi akan tumbuh, ekonomi bergerak, dan PAD Kota Gorontalo akan semakin kuat," ujar Adhan.
Bagi Pemkot Gorontalo, kehadiran Warteg Kharisma Bahari bukan hanya menambah pilihan kuliner, melainkan menjadi simbol bahwa setiap usaha baru adalah bagian dari mesin penggerak PAD. Dari situ pembangunan kota dibiayai, pelayanan publik diperkuat, dan kesejahteraan masyarakat didorong secara berkelanjutan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow