Warga Desa Tapadaa Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 H Lewat Pawai Obor
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Tapadaa berlangsung meriah melalui gelaran pawai obor yang penuh khidmat. Kegiatan religius ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Tapadaa bersama Badan Takmirul Masjid Jami Al-Ikhlas dan Karang Taruna Berkarya Desa Tapadaa, seperti dilansir dari Sharenews.
Acara tersebut mengusung tema "Mari Sambut Tahun Baru Islam dengan Semangat Hijrah, Memperkuat Iman, Mempererat Ukhuwah, dan Menebar Kebaikan. Bersama Pemuda Wujudkan Generasi yang Rabbani di Tengah Tantangan Modernisasi." Agenda ini memicu antusiasme besar dari warga setempat serta kalangan pelajar.
Peserta yang terlibat meliputi masyarakat umum, siswa-siswi TK Negeri 01 Tapadaa, SDN 04 Botumoito, hingga SMP Negeri 2 Botumoito. Sembari membawa obor dan melantunkan shalawat, rombongan berjalan kaki mengitari sejumlah jalur jalan desa guna membangun atmosfer spiritual pergantian tahun Hijriah.
Sejumlah tokoh tampak menghadiri perayaan ini, di antaranya Kepala Desa Tapadaa, Kepala Sekolah SDN 04 Botumoito, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Botumoito, jajaran staf dewan guru, serta tokoh masyarakat desa.
Ketua Panitia Pelaksana, Ghufran Lahaya, menjelaskan bahwa pawai obor ini bukan sekadar rutinitas tahunan biasa. Momen ini menjadi sarana penting untuk memperkokoh tali persaudaraan dan nilai-nilai keislaman pada warga.
"Melalui pawai obor ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi dalam memperbaiki diri, memperkuat iman, serta terus menebarkan kebaikan di lingkungan sekitar," ujar Ghufran Lahaya.
Ghufran Lahaya juga mengapresiasi sinergi yang terbangun baik antarlembaga desa dalam menyukseskan acara. Keterlibatan aktif kelompok muda dinilai menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi berkarakter yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas agama.
Rangkaian perayaan malam Tahun Baru Islam di Desa Tapadaa ini kemudian dipungkasi dengan doa bersama serta penyampaian tausiyah keagamaan.
"Semangat hijrah bukan sekadar perpindahan waktu, tetapi perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih dekat kepada Allah SWT," kata Ghufran Lahaya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow