Kebakaran di Boalemo Hanguskan Rumah Warga La Ode Dorong Bantuan Dinsos

Smallest Font
Largest Font

Penanganan dan penyaluran bantuan untuk empat keluarga korban kebakaran di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo diakselerasi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo La Ode Haimudin pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Musibah yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA tersebut mengakibatkan dua rumah warga ludes terbakar, sementara dua bangunan lainnya mengalami kerusakan pada bagian dapur, sebagaimana dilansir dari Ulanda.

Guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat, La Ode Haimudin langsung mendorong koordinasi intensif antara Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan Dinas Sosial Kabupaten Boalemo.

Langkah koordinasi tersebut membuahkan hasil hingga bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Boalemo sudah mulai disalurkan kepada para korban terdampak sehari setelah kejadian.

Pemerintah daerah mendapat apresiasi atas respons cepat jajaran Dinas Sosial dalam mendampingi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Ini yang patut kita apresiasi. Koordinasi Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten Boalemo berjalan cepat, sehingga baru sehari setelah kejadian bantuan sudah mulai disalurkan kepada para korban," ujar La Ode.

Selain mengandalkan bantuan pemerintah, langkah lanjutan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Ketua Baznas Provinsi Gorontalo agar para korban memperoleh penanganan sesuai kondisi mereka.

Melalui hasil koordinasi tersebut, pemerintah daerah menyiapkan dan mengajukan permohonan resmi agar Baznas dapat segera menyalurkan bantuan kepada korban.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Baznas Provinsi. Beliau menyampaikan agar dibuat permohonan bantuan kebakaran. Pemerintah sudah membuat permohonan tersebut. Semoga Baznas dapat segera merespons dan merealisasikannya agar para korban bisa terbantu," kata La Ode.

Bantuan diharapkan tidak hanya berfokus pada kebutuhan darurat jangka pendek, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan hidup warga yang kehilangan tempat tinggal.

"Harapannya, bantuan ini tidak berhenti pada kebutuhan sementara, tetapi bisa berlanjut sampai para korban memiliki tempat tinggal yang layak untuk dihuni kembali," ujarnya.

Berdasarkan pendataan awal, dua rumah yang ludes terbakar merupakan milik Iwan Nur dan Ramdan Dihuma, sedangkan rumah Ridwan Dihuma serta Koda Rasid mengalami kerusakan bagian belakang.

Seluruh kerugian material yang dialami empat keluarga terdampak saat ini masih dalam proses pendataan dan penaksiran oleh pihak berwenang.

Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik yang dengan cepat merembet ke bangunan sekitar.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik serta peralatan elektronik.

"Musibah ini harus menjadi alarm bagi kita semua untuk lebih waspada. Instalasi listrik dan berbagai sumber yang berpotensi menimbulkan kebakaran harus diperiksa sejak dini agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," tegasnya.

Upaya pemulihan bagi empat keluarga korban kini bergantung pada sinergi bantuan dari pemerintah, Baznas, serta lembaga sosial lainnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed