Yan Diomande Ungkap Peran Jose Mourinho di Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Pemain muda asal Pantai Gading, Yan Diomande, membeberkan proses kepindahannya ke Real Madrid usai menerima panggilan telepon langsung dari sang pelatih, Jose Mourinho, pada pukul 05.00 pagi waktu Portugal, dilansir dari Bola.

Telepon subuh tersebut menjadi momen krusial yang meyakinkan Diomande bahwa dirinya masuk dalam skema utama klub raksasa Spanyol itu. Sebelumnya, sang pemain juga telah berkomunikasi dengan direktur klub, Juni Calafat.

"Saya berbicara dengan direktur, Juni Calafat, kemudian dengan pelatih. Saya terkejut karena dia berbicara bahasa Prancis," kata Diomande.

Proses negosiasi yang berlangsung cepat itu membuat Diomande terkejut sekaligus tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya.

"Saya pikir saat itu pukul lima pagi di Portugal dan dia membangunkan saya untuk berbicara. Dia mengatakan kepada saya bahwa ini penting," kata Diomande.

Tawaran dari tim sebesar Real Madrid diakui Diomande sebagai kesempatan langka yang sangat sulit untuk ditolak sepanjang karier profesionalnya.

"Ketika Madrid datang dan mengatakan, 'Kami mencintaimu', itu seperti mimpi. Saya tidak tidur. Saya tidak bisa mempercayainya," kata Diomande.

Komunikasi intensif tersebut kemudian berlanjut pada pesan penegasan dari Mourinho mengenai peran sang pemain di dalam tim.

"Dia mengatakan kepada saya, 'Kamu bagian dari tim saya dan kamu di sini, jadi saya senang.' Saya juga mengatakan bahwa saya senang menjadi bagian dari timnya dan ingin bekerja dengannya," kata Diomande.

Diomande menilai ketegasan karakter yang dimiliki pelatihnya sangat penting untuk menjaga fokus para pemain muda dalam berkembang.

"Dia punya banyak kepribadian. Itu bagus untuk kami karena terkadang ketika masih muda, kita sedikit kehilangan arah dan kehilangan fokus," kata Diomande.

Kagum terhadap kepemimpinan manajernya, Diomande menegaskan kesiapan seluruh anggota tim untuk memberikan dedikasi maksimal di lapangan.

"Jika Anda bermain untuk Mourinho, Anda ingin mati untuk Mourinho. Tentu saja. Anda tahu karakter dan bagaimana dirinya.

Semua orang ingin mati untuknya. Kami siap mati untuknya," kata Diomande.

Perjalanan karier Diomande mengalami lonjakan signifikan hanya dalam kurun waktu 14 bulan, dari bakat muda hingga menembus skuad utama Los Blancos. Sebelum menarik perhatian Real Madrid yang membelinya dengan nilai transfer tinggi, ia sempat mengasah kemampuannya bersama Leganes.

"Tidak ada klub yang lebih besar dari Madrid. Mereka membayar banyak uang. Orang-orang menunggu saya, tetapi saya tidak punya tekanan," kata Diomande.

Kini pemain yang mengidolakan Cristiano Ronaldo tersebut bertekad membuktikan kualitasnya di Real Madrid serta siap bersaing dan berkembang bersama deretan bintang dunia seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed