Alvaro Morata Ungkap Penyebab Dicoret dari Skuad Spanyol di Piala Dunia 2026
Alvaro Morata akhirnya buka suara mengenai pencoretan dirinya dari skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Seperti dikutip dari Bola, mantan kapten La Furia Roja tersebut mengungkapkan isi pembicaraan telepon bersama pelatih Luis de la Fuente yang menyampaikan keputusan itu secara langsung.
Peran penyerang berusia 33 tahun ini di tim nasional terus merosot dalam 18 bulan terakhir. Penurunan tersebut terjadi seiring dengan performanya yang dinilai tidak konsisten saat membela AC Milan, Galatasaray, dan Como pada musim ini.
Situasi tersebut membuat ketiadaan nama Morata dalam daftar pemain yang berangkat ke Amerika Serikat dianggap tidak terlalu mengejutkan. Meski demikian, sejumlah pendukung Spanyol tetap menyayangkan absennya sang striker bersama bek senior Dani Carvajal yang sebelumnya menjadi pilar penting saat menjuarai Euro 2024.
Dalam sebuah wawancara bersama Diario AS, Morata menceritakan bahwa dirinya sudah memprediksi keputusan yang akan diambil oleh Luis de la Fuente sebelum panggilan telepon itu terjadi.
"Luis (De la Fuente) menelepon saya, dan saya berkata kepadanya, 'Mister, tentu saja saya sudah tahu. Saya tidak bodoh'," kata Morata.
"Beberapa tahun lalu, saya mungkin akan sangat terpukul. Namun, sekarang saya memahami bahwa memang seperti inilah kenyataannya. Saya memang tidak pantas berada dalam skuad Piala Dunia," ucap mantan penyerang Juventus tersebut.
Morata tidak menampik bahwa turnamen kali ini merupakan kesempatan terakhirnya untuk bisa tampil di ajang Piala Dunia bersama Spanyol.
"Tentu saja Anda tahu bahwa itu adalah kesempatan terakhir bermain di Piala Dunia. Anda juga tahu bahwa Spanyol punya peluang besar untuk menjadi juara."
"Tetapi, begitulah hidup, tidak selalu berjalan indah. Saya merasa sudah berkembang dalam menghadapi situasi seperti ini dengan lebih dewasa dan lebih berpengalaman," tutur Morata.
Tetap Berikan Dukungan dan Penyesalan Morata
Walaupun menyimpan rasa kecewa, Morata menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya di tim nasional sepanjang turnamen berlangsung.
"Tentu saja saya ingin pergi ke sana. Saya akan mendukung mereka. Saya pernah mengalami masa-masa yang sangat sulit bersama tim nasional, tetapi pada saat yang sama, tim nasional adalah hal yang paling saya cintai dalam sepak bola," kata Morata.
Di sisi lain, Morata juga menyampaikan penyesalannya karena tidak mampu menyamai torehan gol milik penyerang legendaris Spanyol, Fernando Torres.
"Saya sedih karena hanya terpaut satu gol dari Fernando. Tim nasional adalah hadiah bagi pemain yang menikmati sepak bola dan tampil luar biasa di klubnya. Saya harus kembali menikmati sepak bola. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya bisa kembali ke tim nasional," ujar Morata.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow