Andik Vermansah Menyatakan Kesiapan Kembali Menjadi Kapten Garudayaksa FC

Smallest Font
Largest Font

Tanggung jawab besar kembali dinantikan oleh Andik Vermansah menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Winger senior tersebut menyatakan kesiapannya jika kembali dipercaya mengemban ban kapten Garudayaksa FC, seperti dilansir dari Bola.

Peran kepemimpinan Andik Vermansah di skuad Garudayaksa FC sebenarnya telah teruji pada musim sebelumnya. Mantan pemain Timnas Indonesia itu sukses mengawal rekan-rekannya hingga meraih gelar juara Grup A Liga 2 2025/2026.

Performa impresif diperlihatkan pemain veteran berusia 34 tahun tersebut sejak bergabung pada akhir Agustus 2025. Dari 23 laga yang dilakoni, mantan penggawa Persebaya Surabaya ini mencetak dua gol dan menyumbangkan 13 assist.

Manajemen klub kemudian menganugerahi perpanjangan kontrak berkat kontribusi besarnya. Pengalaman serta jam terbang Andik Vermansah diharapkan tetap menjadi pilar utama tim di tingkat tertinggi persaingan sepak bola nasional.

Menghadapi musim anyar, perombakan besar-besaran dilakukan oleh manajemen Garudayaksa FC. Kursi pelatih kepala kini ditempati oleh juru taktik asal Serbia, Milos Joksic, menggantikan posisi Widodo C. Putro.

Sejumlah pilar baru turut didatangkan untuk memperkuat berbagai lini. Nama-nama lokal seperti Wahyu Prasetyo, Muhammad Sihran, Septian David Maulana, dan Theo Numberi resmi bergabung ke dalam tim berjuluk Spirit of Garuda.

Deretan legiun asing juga dihadirkan, meliputi Brian Rubio (Meksiko), Ryo Matsumura (Jepang), Dominik Holec (Slovakia), Najeeb Yakubu (Niger), Paulo Ricardo (Brasil), serta Filip Stamenkovic (Serbia).

Perubahan komposisi pemain dan masuknya tim pelatih baru membuka peluang terjadinya pergantian struktur kepemimpinan di dalam lapangan.

"Musim lalu di Championship saya memang menjadi kapten. Tapi kalau untuk musim ini terserah pelatih. Tapi kalau saya ditunjuk sebagai kapten, ya saya sangat siap," kata Andik Vermansah, Kamis (27/8/2026).

Tantangan memimpin tim di kompetisi kasta teratas diakui tidak ringan. Kendati demikian, modal pengalaman musim lalu dijadikan acuan utama untuk menjawab kepercayaan tersebut.

"Jika saya nanti tidak menjadi kapten, saya tetap akan melakukan seperti yang saya lakukan musim lalu. Yaitu memberikan yang terbaik dari apa yang saya punya saat dipercaya tampil di lapangan," ujar Andik.

"Tambahan lagi, saya memiliki tanggung jawab seperti apa yang saya lakukan di tahun kemarin, alhamdulillah saya bisa memberikan motivasi kepada pemain yang muda-muda dan bisa membuat tim kompak. Itu salah satu kebanggaan buat saya," pungkas Andik.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed