Arema FC Lepas Dalberto Luan Setelah Kontribusi 19 Gol
Manajemen Arema FC sedang melakukan perombakan besar-besaran dalam skuad mereka. Sebanyak 13 pemain kini telah resmi dilepas oleh klub berjuluk Singo Edan tersebut.
Nama terbaru yang dipastikan hengkang adalah Dalberto Luan, sosok penyerang yang menjadi pilar paling berkontribusi pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, seperti dikutip dari Bola.
Penyerang yang berasal dari Brasil ini menorehkan catatan impresif berupa 19 gol dan 8 assist. Statistik tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan kontribusi tertinggi bagi produktivitas gol lini serang tim.
Meskipun performanya sangat mengkilap, manajemen Arema FC tidak mampu menahan kepergian sang penyerang. Isu mengenai kepindahan Dalberto sebenarnya telah berembus sejak pertengahan musim lalu.
Penampilan apiknya bersama Singo Edan membuat sang pemain menjadi incaran banyak klub. Ketertarikan tersebut datang dari tim-tim asal Brasil, Malaysia, hingga sesama klub Indonesia.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada akhir Mei lalu, Dalberto sebenarnya sempat memberikan sinyal bahwa dirinya memiliki keinginan untuk tetap bertahan.
“Terima kasih kepada semua yang menjadi bagian dari perjalanan ini. Kami akan melanjutkan lebih banyak lagi,” tulisnya.
Sejak pertama kali didatangkan oleh Arema pada tahun 2024, posisi Dalberto di sektor depan memang hampir tidak tergantikan. Dia sempat menyatakan ambisinya untuk meraih trofi sekaligus merebut gelar top skorer.
Selama memperkuat tim selama dua musim, Dalberto berhasil mempersembahkan trofi juara Piala Presiden. Dia tetap mampu bersaing dalam jajaran pemain tersubur di BRI Super League meski selalu kalah dari kompatriotnya, David da Silva.
“Dalberto pemain yang memberi kontribusi sangat besar bagi Arema FC. Ketajamannya di depan gawang, etos kerja, serta komitmennya untuk tim menjadikannya sosok penting dalam perjalanan kami selama dua musim terakhir. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ia tunjukkan selama membela Arema FC,” kata General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi.
Pihak manajemen tidak memberikan penjelasan mendalam mengenai alasan utama yang mendasari perpisahan ini. Jika melihat besarnya kontribusi sang pemain, diduga terdapat ketidaksepakatan terkait nilai kontrak baru.
Sinyal kepergian Dalberto juga dikonfirmasi oleh salah satu sosok terdekatnya di Malang. Pemain asal Brasil tersebut kedapatan telah merapikan seluruh barang pribadinya setelah kompetisi resmi berakhir.
“Motor yang biasa dipakai juga sudah dijualnya. Jadi, dia memang tidak akan kembali,” kata pria yang enggan disebutkan namanya.
Selama tinggal di Malang, Dalberto dikenal lebih gemar mengendarai sepeda motor untuk bepergian maupun menuju tempat latihan. Pilihan tersebut diambil untuk menghindari kemacetan, meskipun manajemen telah menyediakan fasilitas mobil.
Kondisi ini berbeda dengan situasi pada akhir musim 2024/2025 lalu. Saat itu, dia pulang ke Brasil tanpa mengemas seluruh barangnya karena manajemen telah memperpanjang kontraknya sebelum kompetisi usai.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow