Arsenal dan PSG Berebut Gelar Juara Liga Champions di Budapest

Smallest Font
Largest Font

Ribuan pendukung Arsenal memadati berbagai pub di London Utara menjelang pertandingan final Liga Champions 2025/2026 melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026).

Antusiasme luar biasa ini dilansir dari Bola, di mana para suporter bahkan rela mengantre sejak subuh di depan pub favorit seperti The Hercules di Holloway, The Gunners Pub di Highbury, hingga Clissold Park Tavern demi menyaksikan laga bersejarah tersebut.

Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Arsenal yang berambisi merebut trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub, setelah sebelumnya sempat menembus final pada 2006 namun kalah dari Barcelona. Di sisi lain, PSG datang dengan status juara bertahan yang bertekad mempertahankan mahkota Eropa mereka setelah musim lalu mengalahkan Inter Milan di partai puncak.

Gelombang reaksi emosional dari para pendukung The Gunners juga membanjiri media sosial X, yang menunjukkan perpaduan antara rasa tegang, gembira, sekaligus harapan besar.

"Ayooooo, saatnya kita bersinar." tulis salah satu suporter.

Unggahan tersebut mencerminkan semangat tinggi di kalangan fans, sementara pendukung lain mengakui besarnya tekanan emosional yang mereka rasakan hingga kesulitan beristirahat.

"Saya hanya tidur sekitar dua jam tadi malam karena pertandingan hari ini. Saya tidak gugup. Tapi, wow. Momen ini begitu besar sehingga sulit untuk benar-benar mencernanya." ungkap penggemar lainnya.

Pernyataan bernada kurang tidur itu kemudian langsung memicu respons dari sesama pengguna media sosial yang memahami ikatan emosional mendalam terhadap klub tersebut.

"Ini memang terasa berbeda ketika kamu sangat peduli. Semoga kamu bisa tetap fokus dan menikmati perjalanan ini." tulis pengguna lain memberikan respons.

Sementara itu, atmosfer kompetisi Eropa ini dinilai menyajikan tekanan yang berbeda jika dibandingkan dengan ketatnya persaingan domestik di kompetisi lokal.

"Tidur paling nyenyak dalam beberapa minggu dan bulan terakhir. Liga Inggris penuh tekanan. Liga Champions ini adalah sebuah privilese." kata suporter yang merasa lebih tenang.

Kendati demikian, sorotan publik tidak sepenuhnya berisi dukungan, sebab beberapa pihak justru menantikan potensi kegagalan Arsenal sebagai bahan gurauan di dunia maya.

"Ini akan menjadi sangat lucu di X kalau mereka kalah. Rasanya seperti malam Natal bagi para troll. Saya bahkan tidak bisa tidur." sindir salah seorang pengguna X.

Di kubu lawan, ambisi besar untuk mencatatkan keunggulan berturut-turut di era modern menjadi fokus utama sang juru taktik asal Spanyol.

"Ya, itu adalah motivasi yang kuat. Tetapi mencoba memenangkan Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun adalah sesuatu yang lebih besar," ujar Luis Enrique, Pelatih PSG.

Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menambahkan bahwa target jangka panjang klub adalah terus menambah koleksi piala penting di level tertinggi.

"Kami sudah tercatat dalam buku sejarah sebagai salah satu tim terbaik di dunia dan di Eropa, dan itulah yang ingin kami lakukan lagi besok. Masa depan PSG adalah memenangkan pertandingan besok dan membawa pulang satu trofi penting lagi. Itulah tujuan kami," lanjut Luis Enrique.

Laga final ini dijadwalkan berlangsung dengan kick-off pukul 17.00 waktu setempat di Puskas Arena, Budapest.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed