Barcelona Rekrut Anthony Gordon dan Ancam Posisi Marcus Rashford
Keputusan Barcelona memboyong Anthony Gordon dari Newcastle United memicu tanda tanya besar mengenai kelanjutan karier Marcus Rashford. Dikutip dari Bola, penyerang Manchester United itu menghabiskan musim 2025/2026 sebagai pemain pinjaman di Camp Nou dan mengharapkan kontrak permanen. Namun, langkah cepat Barcelona mengamankan Gordon segera setelah kompetisi La Liga berakhir membuat asa Rashford kian menipis.
Klub asal Katalonia tersebut dilaporkan menebus Gordon dengan nilai transfer mencapai 70 juta euro atau sekitar Rp1,4 triliun.
Proses perpindahan winger asal Inggris ini dikabarkan tinggal menyisakan penyelesaian administrasi setelah kesepakatan pribadi tercapai. Langkah manajemen Barcelona ini cukup mengejutkan mengingat Rashford sebenarnya tersedia dengan harga lebih murah untuk posisi yang sama.
Di atas lapangan, Gordon menunjukkan performa impresif dengan mencetak 12 gol dari 12 laga di Liga Champions musim lalu. Catatan tersebut kontras dengan performanya di Premier League yang hanya menghasilkan delapan gol dari 26 pertandingan.
Meski begitu, faktor utama Barcelona memilih Gordon bukan sekadar performa, melainkan pertimbangan finansial yang lebih kompleks. Barcelona menerapkan metode amortisasi untuk membagi beban biaya transfer dan gaji pemain sepanjang durasi kontrak kerja. Untuk mempermanenkan Rashford, Barcelona sebenarnya hanya membutuhkan dana sekitar 35 juta dolar AS.
Akan tetapi, tuntutan gaji Rashford yang tinggi serta durasi kontrak yang lebih pendek membuat beban tahunan klub tetap besar.
Prospek Investasi Jangka Panjang
Biaya transfer Gordon dinilai lebih menguntungkan karena dapat dibagikan dalam periode kontrak yang lebih panjang. Padahal, Rashford dikabarkan bersedia memangkas tuntutan gaji dan menerima kontrak lima tahun demi bisa bertahan di Spanyol. Manajemen Barcelona tetap memandang Gordon sebagai investasi jangka panjang yang jauh lebih menjanjikan.
Gordon berusia tiga tahun lebih muda dari Rashford, sehingga dianggap masih memiliki ruang pertumbuhan performa yang luas.
Sementara itu, Rashford yang segera menginjak usia 29 tahun dinilai sudah mendekati masa puncak performanya. Faktor nilai jual kembali di masa depan juga menjadi alasan Barcelona enggan berinvestasi besar pada Rashford.
Opsi Karier Rashford Selanjutnya
Peluang Rashford untuk bertahan di Barcelona belum sepenuhnya tertutup, meski situasinya kini menjadi jauh lebih rumit. Dilansir dari The Athletic, seorang pejabat internal klub menyebut kedatangan Gordon membuat opsi untuk Rashford menjadi pelik.
Jika kerja sama dengan Barcelona berakhir, Rashford harus mempertimbangkan beberapa opsi lain untuk masa depannya. Ia bisa kembali ke Manchester United yang saat ini masih membutuhkan tambahan kekuatan di sektor sayap kiri. Beberapa klub besar Eropa seperti Aston Villa, Chelsea, Newcastle United, Bayern Munchen, dan AC Milan juga dilaporkan memantau situasi sang pemain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow