Desire Doue Tegaskan PSG Tetap Lapar Gelar Usai Juara Liga Champions
Gelar juara Liga Champions 2025/2026 sukses diamankan Paris Saint-Germain setelah menumbangkan Arsenal lewat adu penalti pada Minggu (31/05/2026) dini hari WIB. Penegasan mengenai ambisi besar klub yang belum padam langsung disuarakan oleh penyerang muda mereka, Desire Doue, pascapertandingan tersebut.
Kemenangan di partai final ini memastikan raihan trofi secara beruntun bagi klub raksasa Prancis tersebut. Dilansir dari Bola, keberhasilan bersejarah ini diraih setelah melalui laga sengit, yang juga dihadiri legenda Thierry Henry untuk mendukung pemain Arsenal seperti Declan Rice dan Bukayo Saka saat sesi latihan di Puskas Arena, Budapest.
Rasa bangga yang mendalam dirasakan oleh seluruh skuad setelah perjuangan keras di atas lapangan hijau. Doue mengungkapkan bahwa hasil maksimal ini merupakan buah dari kekompakan tim yang sudah layaknya sebuah keluarga.
"Kami sangat bangga, sangat bahagia, dan sangat bersyukur. Ini pertandingan yang sulit melawan tim yang hebat," kata Desire Doue, Pemain Paris Saint-Germain.
Pemain berusia 21 tahun itu juga mengajak rekan-rekannya untuk menikmati momen selebrasi bersama para pendukung. Menurutnya, atmosfer luar biasa di stadion menjadi pelengkap kebahagiaan mereka.
"Kami harus menikmati momen ini bersama sebagai sebuah tim, sebagai sebuah keluarga, karena kami pantas mendapatkannya. Lihat para suporter di stadion!" ujar Desire Doue, Pemain Paris Saint-Germain.
Kendati tengah berada dalam euforia juara, pemain asal Prancis itu mengingatkan tim untuk tidak cepat berpuas diri. Ia memilih bersikap membumi dan mengalihkan fokus pada target jangka panjang klub.
"Saya tidak tahu, itu mungkin lebih baik Anda yang menilainya. Kami harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras," tutur Desire Doue, Pemain Paris Saint-Germain.
Sebagai bagian dari generasi muda di dalam tim, ia memastikan bahwa rasa lapar akan prestasi masih sangat besar. Skuad Les Parisiens disebutnya siap kembali berkompetisi dengan motivasi yang sama kuatnya.
"Kami menginginkan lebih. Kami adalah tim muda yang lapar akan kesuksesan. Kami akan kembali dan berjuang lagi," tegas Desire Doue, Pemain Paris Saint-Germain.
Tanggung jawab besar sempat dipikul oleh Doue saat dirinya ditunjuk menjadi salah satu algojo dalam babak tos-tosan. Ketenangan menjadi kunci utamanya dalam mengeksekusi penalti di tengah tekanan mental yang tinggi.
"Itu bagian dari pekerjaan saya. Anda hanya harus tetap tenang," kata Desire Doue, Pemain Paris Saint-Germain.
Selain faktor teknis dan mentalitas bertanding, Doue tidak melupakan sisi spiritual di balik pencapaian tertinggi dalam karier profesionalnya sejauh ini. Rasa syukur ia panjatkan atas dikabulkannya doa-doa yang selama ini ia rapalkan.
"Saya berterima kasih kepada Tuhan dan Juruselamat saya, Yesus Kristus, karena itulah doa saya," ujar Desire Doue, Pemain Paris Saint-Germain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow