FIA Pertimbangkan Kembalinya GP Bahrain ke Kalender F1 2026
Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan Grand Prix Bahrain ke dalam kalender Formula 1 musim 2026. Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam pembahasan ini.
"Keselamatan masyarakat di sana jauh lebih penting daripada menambah kalender yang sudah padat," ujar Mohammed Ben Sulayem, Presiden FIA.
GP Bahrain sebelumnya dijadwalkan pada 12 April, namun ditunda akibat konflik di Timur Tengah. CEO Formula 1, Stefano Domenicali, menyatakan bahwa ada peluang untuk menggelar kembali balapan tersebut jika situasi memungkinkan.
"Kalau Anda bertanya apa yang menjadi prioritas, maka keselamatan masyarakat di sana jauh lebih penting daripada menambah kalender yang sudah padat," tambah Ben Sulayem.
Berdasarkan informasi dari Press Association, tanggal 4 Oktober menjadi opsi yang dipertimbangkan untuk mengisi jeda antara GP Azerbaijan dan GP Singapura. Namun, Ben Sulayem mengaku belum bisa memastikan situasi terkait hal ini.
"Mudah-mudahan keadaan kembali normal dan perdamaian terwujud sehingga kami bisa bangkit lagi," kata Ben Sulayem.
Formula 1 perlu membuat keputusan sebelum jeda pertengahan musim setelah GP Hungaria yang akan berlangsung dalam tiga pekan mendatang. Ini penting untuk memastikan bahwa 23 seri balapan dapat tetap berlangsung sesuai rencana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow