France Football Tegaskan Pemain Luar Eropa Bisa Raih Ballon d'Or
Penyelenggara Ballon d'Or, France Football, memastikan tidak ada regulasi yang membatasi pemain di luar kompetisi Eropa untuk memenangkan penghargaan bergengsi tersebut. Pernyataan resmi ini, seperti dilansir dari Bola, menjaga peluang Lionel Messi untuk menambah koleksi trofi Ballon d'Or kesembilannya tetap terbuka. Di sela pelaksanaan Piala Dunia 2026, France Football merilis tulisan di ruang pers situs resmi Ballon d'Or dengan tajuk "Can you win the Ballon d'Or without playing for a European club?".
Artikel itu memajang foto Cristiano Ronaldo sebagai sampul utama, namun isinya mengulas kans para pemain yang kini berkarier di luar benua biru, termasuk sang kapten Argentina.
Pihak penyelenggara menerangkan bahwa kompetisi tempat seorang pesepak bola bernaung tidak lagi menjadi hambatan untuk membawa pulang trofi. "Untuk menjawab pertanyaan itu, mari melihat sedikit sejarah," tulis France Football.
"Ballon d'Or yang dibuat pada 1956 awalnya diberikan kepada pemain Eropa terbaik yang bermain di liga Eropa. Aturan itu bertahan hingga 1995, ketika penghargaan tersebut menjadi berskala global, tetapi masih terbatas untuk pemain yang bermain di liga Eropa. Namun, sejak 2007 tidak ada lagi pembatasan.
Ballon d'Or diberikan kepada pemain terbaik di dunia." Lionel Messi tercatat sebagai pesepak bola putra pertama yang menyabet penghargaan ini saat berseragam klub Major League Soccer (MLS), Inter Miami, pada Oktober 2023.
Kendati demikian, performa yang menjadi bahan penilaian utama kala itu merupakan penampilannya bersama Paris Saint-Germain. "Sejak 2022, Ballon d'Or dinilai berdasarkan satu musim, dari Agustus hingga Juli, bukan lagi tahun kalender," tulis France Football. "Itu berarti, untuk penilaian di level klub, para juri mendasarkan keputusan mereka pada penampilan Messi bersama Paris Saint-Germain, klub yang ditinggalkannya pada musim panas 2023 setelah menjadi juara dunia."
Peluang Nominasi dan Riwayat Pemain
Nama mega bintang Argentina tersebut belum kembali masuk dalam jajaran nominasi setelah periode kemenangan terakhirnya.
Riwayat mencatat nama Neymar sebagai pemain putra terakhir yang menembus nominasi saat menghabiskan masa penilaian sepenuhnya di luar Eropa kala membela Santos pada 2011. Sementara pada sektor putri, Megan Rapinoe menorehkan prestasi serupa dengan memenangkan penghargaan pada 2019 sewaktu membela Seattle Reign FC. Terlepas dari hasil laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, Lionel Messi dinilai berpeluang mengamankan gelar Golden Ball ketiganya.
Kehadiran namanya dalam daftar nominasi Ballon d'Or tahun ini disebut hampir pasti terjadi.
Jika performa impresifnya berlanjut dan berhasil membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia, ia diprediksi menjadi kandidat terkuat peraih Ballon d'Or kesembilan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow