Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Wajib Rombak Skuad Demi Liga Super

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Dua tim pendatang baru, Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC, sukses mengukir sejarah baru dalam kancah sepak bola nasional. Seperti dikutip dari Bola, kedua klub tersebut berhasil memastikan diri naik kasta untuk berkompetisi di BRI Super League 2026/2026.

Kendati demikian, tantangan besar kini sudah menanti di depan mata. Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC dituntut untuk segera melakukan pembenahan besar-besaran pada komposisi pemain mereka agar mampu bersaing di level tertinggi.

Langkah perombakan materi skuad menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi. Jika tidak bergerak cepat, kedua tim promosi ini dikhawatirkan hanya akan menjadi tim pelengkap yang numpang lewat di kompetisi teratas.

Persaingan pada musim mendatang diprediksi bakal berjalan jauh lebih sengit dari sebelumnya. Sejumlah tim papan atas yang gagal meraih takhta pada musim ini dipastikan mengusung misi besar untuk mematahkan dominasi Persib Bandung yang sukses menjadi juara dalam tiga musim berturut-turut.

Salah satu tim yang sudah mencanangkan target tinggi adalah Persija Jakarta. Skuad Macan Kemayoran memiliki motivasi berlipat untuk merebut trofi juara demi menyambut momentum ulang tahun Jakarta yang ke-500 pada tahun depan.

Kebutuhan mendesak mengenai perombakan pemain bagi Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC turut mendapat sorotan dari pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan.

"Kalau melihat penampilan mereka di Liga 2 kemarin, mereka masih bisa bersaing. Tapi ini bicara Liga Super. Butuh kualitas pemain-pemain yang bagus. Jangan sampai keduanya cuma numpang lewat kemudian turun lagi alias degradasi," kata Ronny Pangemanan.

Status sebagai tim promosi membuat Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC harus siap beradu strategi dengan klub-klub besar yang memiliki jam terbang tinggi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Artinya, manajemen harus berpikir keras untuk membangun pondasi tim yang kuat. Sama seperti Persija, Persib, Borneo, Bali United, dan Dewa United. Jadi mereka harus mendatangkan pemain-pemain yang bagus. Itu tugas manajemen jika mau bertahan di Liga Super," tutur pengamat yang akrab disapa Ropan.

Tantangan Berat di Kasta Tertinggi

Ropan mengingatkan bahwa perjalanan Garudayaksa FC maupun Adhyaksa FC tidak akan mudah jika lini perlini tidak diperkuat oleh amunisi yang mumpuni, termasuk dalam sektor pemain lokal.

"Karena tidak mudah persaingan di Liga Super untuk musim depan. Kompetitif sekali. Kalau dengan materi pemain yang kurang, itu akan berat untuk bisa bersaing dengan Persib, Persija, Borneo, dan Persebaya. Apalagi Persija bertekad ingin juara musim depan karena masuk ulang tahun Jakarta yang ke-500," ujar Ropan.

"Jadi saya pikir bagi kedua tim, tantangan buat mereka adalah mendatangkan pemain-pemain bagus, pemain-pemain top yang berkualitas. Tentunya dengan nilai transfer yang oke. Tidak boleh sembarangan pemain.

Mendapatkan pemain-pemain lokal juga dengan kualitas yang bagus. Kalau yang yang dipertahaman misalnya, maaf, yang ada Liga 2 saya kira berat," kata Ropan.

Di sisi lain, persiapan dan atmosfer kompetisi tingkat tinggi sudah mulai dirasakan oleh pilar tim. Bek asal Amerika Serikat yang memperkuat Adhyaksa FC, Jonny Campbell, membagikan pengalaman eksklusifnya saat berkesempatan mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman pada momen FIFA Matchday Maret 2026.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: bola.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed